USBN SD: Sembilan DO, 1 Sakit

ERICK/Bengkulu Ekspress. Pemantauan pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat sekolah dasar (SD), di salah satu SD, di Kabupaten Lebong, kemarin (5/4/2018).
ERICK/Bengkulu Ekspress. Pemantauan pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat sekolah dasar (SD), di salah satu SD, di Kabupaten Lebong, kemarin (5/4/2018).

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Pada hari pelaksanaan ujian sekolah berstandar nasional (USBN) tingkat sekolah dasar (SD), di Kabupaten Lebong, kemarin (3/5). Diketahui sebanyak 10 orang siswa tidak hadir. Dari sebanyak 1.782 siswa yang terdaftar sebagai peserta USBN.

”Dihari pertama pelaksanaan dikatahui ada 9 orang siswa dinyatakan drop out (DO) dan 1 orang sakit,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lebong HM Taufik Andary MPd melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pendidikan Andri Darmawan SPd saat diwawancarai Bengkulu Ekspress kemarin (3/5).

Siswa yag telah dinyatakan DO masing-masing 1 siswa dari SDN 02 Amen, SDN 04 Lebong Tengah, SDN 06 Pinang Belapis, SDN 03 Amen, SDN 05 Pelabai, SDN 13 Lebong Utara dan sisahnya 3 siswa berasal dari SDN 03 Lebong Utara. Sementara untuk siswa sakit atas nama Tiara Indah Sari dari SDN 01 Pelabai. Untuk siswa yang sakit maka ada ujian susulan.

Sementara siswa madrasah ibtidaiyah (MI) sebanyak 153 siswa dinyatakan hadir semua.

Pada hari pertama pelaksanaan USBN mata pelajaran Bahasa Indonesia berjalan dengan aman dan lancar.

Andri berharap, pelaksanaan USBN dihari selanjutnya tidak ada halangan apapun. Para siswa bisa mengikuti ujian dengan tenang dan nantinya bisa mendapatkan nilai yang terbaik. Sekaligus bisa memberikan nama baik untuk Kabupaten Lebong.

“Kita berdoa saja, seluruh siswa yang mengikuti ujian bisa 100 persen lulus,” sampainya.

Hal sama disampaikan Kepala Kantor Wilaya h Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Bengkulu Drs H Bustasar MS MPd didampingi Kepala Kemenag Lebong Drs H Hamdani MPd. Saat memantau pelaksanaan ujian siswa MI di Kabupaten Lebong. Dia bersyukur seluruh siswa MI bisa mengikuti USBN.

“Kita tidak minta banyak, semua siswa lulus dengan nilai tinggi,” singkatnya.(614)