Usai UN, Tenggak Racun

Ari, korban yang nekat menenggak rancun rumput saat mendapat pertolongan medis di RSUD Curup kemarin

CURUP, BE – Usai mengikuti ujian nasional di sekolahnya di kawasan Kecamatan Sindang Dataran, Kamis (7/5), seorang siswi SMP bernama Silvi (15) nekat menenggak satu gelas racun rumput. Akibat kejadian tersebut, siswi yang beralamat di Desa Bengko Kecamatan Sindang Dataran tersebut harus mendapat pertolongan medis RSUD Curup. Meskipun nyawanya berhasil diselamatkan, namun kondisi tubuh korban tampak lemas lantaran lambat mendapat pertolongan mengingat lokasi rumah korban dengan RSUD Curup cukup jauh.
Menurut keterangan salah seorang keluarga korban, Andi (19), aksi nekat yang dilakukan korban pertama kali diketahui oleh tetangga sebelah rumah korban. Karena pada saat korban menenggak racun tersebut, kondisi rumah mereka sedang dalam keadaan kosong, karena orang tua dan kakak korban sedang berada di kebun.
“Saat kami sedang berada di kebun, tiba-tiba tetangga kami datang dan memberi tahu jika adik saya sakit dan pingsan,” cerita Andi yang merupakan kakak kandung korban.
Mendapat informasi tersebut, kemudian ia dan kedua orang tuanya langsung bergegas untuk pulang ke rumah. Setibanya di rumah, mereka menemukan korban sudah tergeletak lemas di lantai kamar korban. Selain tubuh lemas, mulut korban juga mengeluarkan busa. “Melihat kondisi itu, kami langsung membawanya ke rumah sakit ini untuk diobati,” tambah Andi.
Andi mengaku ia bersama keluarga sempat dihantui rasa cemas, lantaran selama perjalanan menuju RSUD Curup kondisi adiknya semakin lemas. Terkait dengan alasan korban nekat menenggak racun rumput tersebut, pihaknya belum mengetahui dengan pasti. Karena menurut Andi, sepengetahuan ia bersama keluarga lainnya selama ini korban tidak memiliki masalah, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Namun pihaknya akan menanyai korban setelah korban pulih.
Sementara itu, terkait dengan aksi nekat korban. Saat ini jajaran Polres Rejang Lebong tengah menyelidiki penyebabnya. “Kita masih belum bisa mengambil kesimpulan terkait aksi nekat korban, karena saat ini korban belum bisa dimintai keterangan lantaran masih lemas dan mendapat perawatan medis,” kata Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIk. (251)