Urus Paspor Haji Cukup di Kaur

IRUL/Bengkulu Ekspress
KOORDINASI: Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Provinsi Bengkulu saat melakukan kunjungan dan koordinasi langsung dengan Sekda Kaur soal pembuatan paspor di Kaur, Kamis (10/1).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Kabar gembira bagi para calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kaur. Mulai tahun 2019 ini, tak perlu bersusah payah datang ke Kantor Imigrasi Bengkulu hanya untuk mencetak paspor.

Sebab dijadwalkan 19-20 Januari mendatang, petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Bengkulu akan datang langsung ke Kaur untuk menerbitkan paspor CJH. Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bengkulu, Syamsurizal usai menggelar pertemuan dengan Sekda Kaur H Nandar Munadi, MSi di ruang kerja Sekda Kaur, kemarin (10/1).

“Ya nanti masyarakat khususnya CJH Kaur tidak perlu lagi ke Bengkulu urus paspor, karena kita nanti akan datang ke Kaur langsung,” kata Syamsurizal, kemarin (10/1).

Dikatakan, dilakukan pengurusan paspor haji di Kabupaten Kaur karena beberapa pertimbangan. Salah satunya yakni jarak tempuh dari Kaur menuju Kota Bengkulu yang cukup jauh. Sehingga dari 10 kabupaten dan kota, dua kabupaten yang diberikan pelayanan khusus dalam pengurusan paspor haji.  “CJH itu kan rata-rata sudah tua, makanya untuk daerah yang jauh kita siap datang ke kabupaten. Selain Kaur, ada juga Kabupaten Mukomuko yang diberikan pelayanan di kabupaten dalam pengurusan paspor,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Kaur H Nandar Munadi SSos, usai menerima kunjungan tim dari Kementerian Hukum dan HAM khususnya Kantor Imigrasi Bengkulu kemarin mengatakan sangat menyambut baik dengan program yang dapat memudahkan warga Kaur dalam pengurusan paspor haji. Pemkab akan menyediakan fasilitas yakni Masjid Agung Al Kahfi selama dua hari dalam pengurusan paspor itu. Sejumlah kebutuhan mulai dari jaringan internet atau kebutuhan lainnya, Pemkab Kaur siap memfasilitasi.

“Tentu ini sangat baik, apalagi ini pertama kalinya. Selama ini CJH kita selalu mendatangi kantor Imigrasi, dengan hal seperti ini sangat membantu,” terangnya.

Ditambahkan Sekda, bagi CJH yang tetap ingin mengurus paspor di Bengkulu, tentunya tak ada larangan dan tetap diperbolehkan. Hanya saja disarankan untuk datang ke Masjid Agung Al Kahfi, sebab bila dilakukan secara kolektif, tentunya dapat mempermudah dan pengurusannya dan bila terjadi kekurangan dokumen, tak perlu bolak balik.

Ini tidak ada biaya tambahan harapan kita dengan adanya pengurusan secara kolektif ini dapat pula mempermudah bila ada kekurangan dokumen atau yang lainnya dalam mengurus paspor,tandasnya. (618)