Upayakan Tes CPNS di Curup

Khirdes Lapendo Pasju SSTP MSi
Khirdes Lapendo Pasju SSTP MSi

CURUP, BENGKULU EKSPRESS – Meskipun dalam pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BKN merekomendasikan untuk dilaksanakan di Kota Bengkulu, namun Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tengah memperjuangkan agar pelaksanaan tes CPNS tetap dilaksanakan di Kota Curup.

“Kalau BKN merekomendasikan pelaksanaan tes di Bengkulu, namun kita tetap berusaha agar untuk Rejang Lebong bisa dilaksanakan di Curup ini,” sampai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju SSTP MSi saat dikonfirmasi Selasa (11/9) kemarin.

Dijelaskan Khirdes, pihaknya tengah memperjuangkan agar pelaksanaan tes tetap bisa dilaksanakan di Kabupaten Rejang Lebong karena beberapa pertimbangan. Sejumlah pertimbangan tersebut diantaranya, IAIN Curup sudah bisa melaksanaan tes CPNS dengan sistem CAT. Karena pada penerimaan CPNS beberapa tahun lalu Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan CAT di IAIN Curup yang saat ini masih berstatus STAIN Curup.

Kemudian pertimbangan lainnya adalah memudahkan para pendaftar dari khususnya dari Kabupaten Rejang Lebong untuk mengikuti tes. Karena bila mereka ke Bengkulu mereka tentunya harus mengeluarkan biaya lebih dibandingkan dengan di Kota Curup, hal tersebut tentunya akan membebani peserta tes yang menurut Khirdes sebagian besar merupakan masyarakat menengah kebawah.



Selain itu, menurut Khirdes, mereka ingin pelaksanaan tes CPNS bisa dilaksanakan di Curup, tak lain untuk mengenalkan Kabupaten Rejang Lebong dengan segala potensinya kepada pelamar dari luar daerah bahkan luar Provinsi Bengkulu.

“Momen tes CPNS ini bisa juga kita jadikan ajang untuk mengenalkan Rejang Lebong kepada pelamar dari luar Rejang Lebong, jangan sampai nanti mereka melamar ke Rejang Lebong namun tidak tahu Rejang Lebong karena tesnya di Kota Bengkulu,” jelas Khirdes.

Sementara itu, untuk jumlah formasi yang diterima oleh Kabupaten Rejang Lebong sendiri, menurut Khirdes yaitu sebanyak 270 formasi yang dibagi dalam tiga kategori yaitu tenaga pendidikan, tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Dari tiga kategori tersebut, formasi paling banyak untuk tenaga guru yaitu sebanyak 170 formasi, kemudian tenaga kesehatan sebanyak 76 formasi dan tenaga teknis sebanyak 24 formasi.

“Untuk teknik ini meliputi teknik sipil, teknik lingkungan dan sarjana akutansi atau manajemen,” sampai Khirdes.
Sementara itu, terkait dengan formasi secara detail khususnya dalam bidang tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan. Menurut Khirdes pengumuman lengkapnya akan mereka sampaikan pada tanggal 19 September mendatang. Dimana menurutnya selain formasi secara lengkap dalam pengumuman tersebut juga akan mereka umumkan persyaratan hingga mekanismes penerimaan CPNS.

“Untuk pengumuman lengkap, nanti akan kita umumkan pada 19 September nanti,” terang Khirdes. Sementara itu, untuk formasi honorer K2, Khirdes mengaku hingga kemarin Rejang Lebong tidak mendapat kuota untuk formasi K2, namun Khirdes mengaku pihaknya masih mengupayakan agar ada formasi honorer K2 sebelum waktu pelaksanaan tes CPNS mendatang. (251)