Upaya Polisi Tangkap Bandar Ganja

ganja tj sakti
foto;ist

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Wali kota Polres Kepahiang Kompol Rudy S SH menegaskan, insiden di Jalan Baru Kecamatan Kepahiang merupakan upaya anggota Polres menangkap terduga bandar ganja. Saat itu, terduga bandar ganja yang akan ditangkap berusaha melarikan diri, hingga direspon oleh anggota untuk membekuk target buruan. ┬áDitengah upaya tersebut, tersangka Rs (23) yang sudah berhasil diamankan di dalam mobil, mencoba melarikan diri, sehingga anggota Satnarkoba pun berusaha melumpuhkan pelaku.

“Satu tersangka berhasil ditangkap, tersangka lainnya masih dalam pengejaran,” kata Wali kota .

Sebelumnya, suara tembakan Rabu malam (4/7) sempat menghebohkan warga Jalan Baru. Ketika itu, warga tengah berkumpul di salah satu rumah warga yang akan menggelar pesta pernikahan.  Tiba-tiba mendengar suara gaduh disertai bunyi tembakan senjata api. Warga pun ikut keluar mendekati sumber suara kegaduhan, naas saat itu salah seorang warga mengalami luka tembak dikaki kanan, akibat tembakan rekoset.

Warga itupun dilarikan kerumah sakit untuk menjalani operasi. Informasi terbaru didapat Bengkulu Ekspress jika kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan antara korban dan pihak kepolisian.  Kejadian bermula saat Satuan Narkoban Polres Kepahiang Rabu (4/7) sekitar pukul 23.30 WIB.

Menangkap terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ganja di Jalan Weskust Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang berinisial Rs berserta barang bukti ganja. Anggota kemudian melakukan pengembangan dari keterangan Rs, didapati jika ada terduga bandar berinisial Di (26) di Kecamatan Kepahiang tepatnya di sekitar TKP.

Anggota Satnarkoba bergerak menuju kediaman bandar saat di tengah jalan berpapasan dengan dua laki-laki yang mengendari sepeda motor. Salah satu diantaranya diyakini target yang sedang diburu anggota Satnarkoba, hingga langsung berusaha melakukan penangkapan. Diwaktu anggota berusaha melumpuhkan DI, tersangka Rs mencoba kabur dengan melompat dari kendaraan anggota.

Tidak mau tersangkanya lepas, anggota memberikan tembakan peringatan ke udara, tetapi tersangka tetap berlari hingga akhirnya melepaskan tembakan kearah kaki tersangka hingga mengenai target yang dituju. Tetapi disaat penyergapan ada tembakan yang tak sempurna hingga mengenai kaki salah satu warga yang berada di lokasi saat kejadian. (320)