Upaya Persuasif Satpol PP Berjalan Lancar, Pedagang Panorama Siap Ikuti Aturan

FOTO IMAN/BE – Plt Kasatpol PP Kota Bengkulu Saipul Apandi yang memimpin langsung giat penertiban pasar Panorama dengan upaya persuasif didampingi Kapolsek Gading Cempaka AKP Chusnul Qomar, Kamis (05/03).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Upaya sosialisasi dengan pendekatan persuasif yang dilakukan personel Satpol PP Kota Bengkulu kepada para pedagang pasar Panorama yang berjualan di badan jalan siang ini, Kamis (05/03) berjalan lancar. Dari hasil pendekatan yang dilakukan, mayoritas pedagang bersedia pindah dan akan menaati peraturan pemerintah untuk tidak berjualan di badan jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

“Pada hari ini kita melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan saudara keluarga kita yang masih berjualan di badan jalan kita imbau untuk tidak lagi berjualan di jalan, melainkan pindah ke tempat yang sudah disediakan. Kita juga berikan pengertian jika berjualan di badan jalan ini melanggar perda nomor 3 tahun 2008 dan kedepan pemerintah akan melakukan penertiban keseluruhan,” ucap Plt Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Saipul Apandi, Kamis (05/03).

Ia menambahkan, jika di lihat di antusias masyarakat pedagangnya, mereka nampak bersedia pindah. Menurutnya inilah yang diinginkan para pedagang untuk tidak langsung menggusur dan main sistem paksa maupun kekerasan terhadap pedagang.

Salah satu pedagang ayam potong di luar terminal pasar Panorama yang sudah 1 tahun terakhir ini berjualan di badan jalan, Andi mengatakan akan siap menaati peraturan pemerintah. Pendekatan semacam ini dikatakannya lebih manusiawi dibandingkan aksi penggusuran yang dapat meluluhlantahkan dagangan mereka.

“Kami pedagang akan pindah ke dalam. Saya biasanya didalam jualan, hari ini mendadak saja coba-coba jualan diluar. Kita mendukung program pemerintah untuk kebaikan kita bersama lah. Kami juga minta sistem dipasar ini normal, tidak ada pungutan liar, bayar ini, bayar itu. Sebaiknya bayar 1 saja untuk uang keamanan, kebersihan dan sebagainya,” ungkapnya.

Meski begitu, upaya persuasif masih akan dilakukan setiap minggunya sampai kesadaran diri para pedagang terbentuk dengan sendirinya. Penertiban pasar Panorama memang akan menjadi contoh untuk juga dilakukan ke pasar-pasar lainnya di Kota Bengkulu sebagai program pemerintah kota menjadikan daerah pasar bersih, rapi dan modern. (Imn)