Unihaz Gelar Semnas Ekowisata


IST/BE – Rektor Unihaz Bengkulu Dr Yulfiperius saat membuka Seminar Nasional tentang Ekosisitem, kemarin.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Universitas Prof Dr Hazairin SH (Unihaz) Bengkulu mengadakan kegiatan Seminar Nasional Ekowisata dengan Tema Pengembangan Wisata Bengkulu Berbasis Pertanian dan Pesisir/Bahari di Grage Hotel Bengkulu, Selasa (17/09). Kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Rektor Unihaz Bengkulu Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si beserta Wakil Rektor Unihaz Bengkulu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Ketua dan Badan Pengawas Yayasan Semarak Bengkulu, Kelompok Usaha dan seluruh tamu undangan lainnya.

Seminar kali ini mendatangkan narasumber yang ahli dibidangnya yaitu Dr Inanpi Hidayati Sumiasih Selaku pemilik Attaqie Farm, Tuban, Jawatimur, dan Dr. Fredinan Yulianda seorang pakar wisata perairan/bahari dari IPB Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Lustrum ke 7 Universitas Prof. DR. Hazairin, SH Bengkulu. Dalam sambutannya, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pembangunan dan pengembangan wisata di Bengkulu terintegrasi budaya dan pertanian juga berbasis ekowisata (melestarikan lingkungan) dan berbasis masyarakat, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu adanya kerja sama pemerintah, masyarakat, dan kalangan swasta untuk pengembangan wisata berkelanjutan melalui pemberdayaan cluster wilayah mengharmoniskan kearifan lokal dan kebijakan pemerintah mampu mengantarkan Bengkulu lebih baik lagi,” Kata Dedy.

Menurutnya, kegiatan ini wadah menimba pengetahuan, dan sisi lain dapat memberikan masukan serta ide-ide cemerlang tentang bagaimana menggali, menemukan, menjaga, serta memanfaatkan potensi pariwisata bahari untuk kemajuan daerah di masa mendatang. “Memberikan ide, bagaimana kita mengemas pariwisata ini, bukan hanya wisata alam saja tetapi ekowisata dan bagaimana ekosistem ini terjaga tanpa merusak yang ada. Intinya adalah hari ini Unihaz Bengkulu telah menjadi penggerak bagaimana pariwisata kita kedepannya lebih maju dari Provinsi Lain,” tuturnya. Jika berbicara tentang promosi pariwisata, lanjutnya, maka harus bicara keluar. Bagaimana cara memperkenalkan dan mengemas secara menarik agar wisatawan mau datang dan tertarik dengan pariwisata yang ada di Bengkulu. Jika wisatawan sudah tertarik dan datang, maka ada perputaran uang. Ekonomi menjadi tumbuh dan kota Bengkulu akan maju. “Terima kasih buat Rektor Unihaz Bengkulu yang telah menyelenggarakan seminar yang sangat baik ini. Tujuannya hanya satu yaitu bagaimana Kota Bengkulu ini bisa maju,” tukasnya.

Penandatangan MoU Fakultas Pertanian Unihaz Bengkulu dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu yang disaksikan Wakil Walikota Bengkulu, kemarin.

Sementara itu, Rektor Unihaz Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si menekankan Unihaz Bengkulu ikut serta berperan dalam memberi gagasan demi terwujudnya pariwisata Bengkulu yang berkelanjutan. “Melalui seminar ini, masing-masing pihak bisa menyampaikan ide-ide dan gagasan tentang bagaimana memaksimalkan pengelolaan potensi pariwisata yang menjadi program prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu. Banyak hal tentang fakta, data dan kondisi pariwisata bahari yang terungkap pada seminar nasional ini. Namun satu hal tidak ada yang membantah bahwa Indonesia termasuk Provinsi Bengkulu, merupakan surga bagi pengembangan potensi wisata bahari. Kenapa demikian, karena Indonesia merupakan negara dengan ribuan pulau sehingga mempunyai objek wisata bahari paling lengkap di dunia,” jelas Rektor.

Untuk diketahui, Bengkulu termasuk daerah yang kaya potensi wisata bahari. Mulai dari wisata pantai (walking and jogging on the beach, sun bathing), diving (penyelaman), surfing (selancar), snorkeling (observasi dari permukaan air), camping dan out bond, Bersampan, sailing/cruising (berlayar/kapal pesiar), bird watching (observasi burung), menonton lumba-lumba, menonton ikan paus, pelepasan tukik, sport fishing, volly pantai, refreshing dan lainnya. “Potensi wisata di Bengkulu sangat banyak, akan tetapi belum dikelola secara optimal. Agar bisa lebih optimal kita bersama sama bersinergi antara perguruan tinggi, pihak bisnis dan pemerintah Provinsi dan Kota Bengkulu untuk memanfaatkan dan mengelolahnya. Lewat seminar nasional ini juga kita telah melakukan banyak MoU dengan pihak terkait. Insya Allah MoU ini bisa kita laksanakan dengan baik dan sesuai apa yang kita harapkan bersama-sama,” pungkasnya. (Cik8/prw).




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*