Unihaz dan RJI Gelar Workshop OJS

Universitas Prof Dr Hazairin SH (Unihaz) Bengkulu bekerjasama dengan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Bengkulu menggelar Workshop Open Journal System (OJS), Rabu (24/1).
Universitas Prof Dr Hazairin SH (Unihaz) Bengkulu bekerjasama dengan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Bengkulu menggelar Workshop Open Journal System (OJS), Rabu (24/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Dalam rangka mensosialisasikan jurnal elektronik (e-jurnal) untuk perguruan tinggi se-Provinsi Bengkulu, Universitas Prof Dr Hazairin SH (Unihaz) Bengkulu bekerjasama dengan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Bengkulu menggelar Workshop Open Journal System (OJS) di aula lantai 3 gedung Rektorat Unihaz Bengkulu, kemarin (24/1).

Pesertanya dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu yang berjumlah 47 orang.

Workshop bertema ”Tatakelola Jurnal Elektronik Menuju Akreditasi Nasional” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Unihaz Bengkulu, Dr Edwar M.Pd.

Dalam sambutannya, Edwar mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus daerah RJI Bengkulu kerja sama dengan Unihaz Bengkulu ini suatu bentuk kegiatan yang sangat diapresiasi. Mengingat, tugas dosen bukan hanya mengajar namun juga harus melakukan penelitian dan harus dipublikasikan.

Edwar manambahkan, bagi perguruan tinggi yang ada di Bengkulu ini memiliki e-Jurnal merupakan keharusan. Karena publikasi penelitian dari dosen, mahasiswa dan civitas akademika perguruan tinggi wajib dipublikasikan melalui jurnal online.

Sementara itu, Relawan Jurnal Indonesia Bengkulu, Parwito SP MP ketika ditemui mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada pengelola jurnal tentang Open Jurnal System (OJS).

”OJS platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online,” katanya.

OJS memungkinkan pengelola jurnal untuk migrasi dari sistem pengelolaan offline menjadi online. Mulai dari sebuah manuscript dikirim oleh penulis, proses reviewing, tracking, dan sebagainya hingga manuscript tersebut diterima untuk diterbitkan dalam sebuah jurnal. Semuanya bisa dilakukan dengan OJS.

“OJS ini program yang kita sediakan secara gratis untuk terus melakukan pendampingan jurnal, sehingga apa yang kita cita-citakan bersama dapat terwujud, yaitu jurnal kita dapat terakreditasi nasional,” terangnya.

Pada akhir acara dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Unihaz Bengkulu dengan RJI Bengkulu dibidang pengembangan penelitian dan tata kelola jurnal berbasis OJS. (Cik6/PRW)