Ungkap Sogok Mutasi, Wabup Janjikan Hadiah

Gusnan Mulyadi
Gusnan Mulyadi

KOTA MANNA, BE – Adanya isu suap pada pelaksanaan mutasi 110 kepala sekolah (kepsek) dan guru TK hingga SMA sederajat yang digelar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bengkulu Selatan (BS) beberapa waktu lalu, membuat Wakil Bupati BS, Gusnan Mulyadi SE MM geram. Sebab itu, ia menantang warga BS yang mengetahui adanya praktek sogok-menyogok tersebut untuk mengungkapknya.

“Bagi warga yang mengetahui adanya praktek sogok-menyogok dalam mutasi kepsek dan guru beberapa waktu lalu, sampaikan pada saya dan saya akan beri hadiah uang tunai Rp 2 juta,” tantangnya.

Sebab, kata Gusnan, sepengetahuannya, dakan mutasi kepsek dan guru itu tidak ada sogok menyogok. Karena Bupati BS, H Dirwan Mahmud SH berkeinginan dunia pendidikan di BS mengalami perubahan, supaya kualitas pendidikan di BS semakin meningkat.

Selain itu, kata Gusnan, Bupati berkeinginan, mulai tahun ajaran baru nanti, semua buku-buku bagi sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP, pihak sekolah dilarang membebankan kepada siswa. Karena Pemda BS yang akan menanggung biaya pembelian buku bacaan tersebut.

Namun jika ada oknum yang bermain-main dalam mutasi dan memanfaatkan mutasi untuk mencari keuntungan pribadi, Gusnan menyatakan siap membongkarnya hingga menyerahkan pada aparat penegak hukum.

“Bupati berkeinginan dengan mutasi kepsek dan guru ini, kedepan kualitas pendidikan di BS mengalami kemajuan, namun jika ada yang memanfaatkannya untuk meminta uang pada guru dan calon kepsek, tidak pandang bulu mau keluarga saya atau tim sukses pasti akan saya laporkan ke polisi,” ancamnya.

Untuk itu, ia meminta warga agar tidak hanya bisa mengeluarkan isu, namun bisa membuktikan adanya sogok-menyogok dalam mutasi tersebut, sehingga tidak membuat keresahan di kalangan guru dan kepsek.

Sebab, usai mutasi ini, diharapkan para kepsek dan guru dapat lebih fokus dalam memajukan sekolahnya masing-masing, sehingga melahirkan siswa-siswi yang berprestasi dengan diiringi beriman dan bertaqwa.

“Kita jangan menduga-duga kalau memang ada kita proses hukum, sehingga tidak mengganggu kinerja para guru dan kepsek dalam menjalankan tugasnya, sebab target Pak Bupati dengan mutasi kepsek dan guru ini, siswa-siswi BS semakin pintar dan memiliki daya saing dengan sekolah di daerah yang sudah maju,” tutup Gusnan. (369)