Undangan HLUN Dipangkas

-Pakai Foto Linda

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Rencana jumlah undangan peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2019, dipangkas. Jika sebelumnya panitia penyelenggara mencanangkan penyebaran undangan sebanyak 5 ribu orang. Maka sekarang jumlahnya dipangkas jadi kisaran 2 hingga 3 ribu undangan saja.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KB P3A) Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita SH MH mengatakan, jika pengurangan jumlah undangan karena menyesuaikan dengan tempat kegiatan hingga anggaran pelaksanaan.

“Sebelumnya undangan direncanakan sampai 5 ribu, kalau sekarang disesuaikan dengan anggaran kita terbatas, maka undangan sekitaran 3 ribu,” ungkap Linda.

Linda mengatakan, untuk kegiatan HLUN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang melalui panitia lokal menyiapkan 85 homestay atau rumah penduduk. Sebagai tempat menginap para tamu yang hadir dari 33 provinsi se- Indonesia.  “Untuk undangan daerah, yang undangan langsung dari menteri, jadi kita yakin banyak yang akan hadir. Bisa malu mereka kalau tidak hadir,” ujar Linda.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pihak-pihak yang diundang untuk kegiatan HLUN 2019 antara lain, menteri, gubernur, bupati serta forum lansia di masing-masing daerah. Khususnya, ditargetkan hadir untuk daerah-daerah di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Karena pertimbangan jarak dekat hingga mudah menghadiri kegiatan sekala nasional yang diselenggarakan Kabupaten Kepahiang tersebut.  “Yang pasti akan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise,” sebutnya.

Dua menteri lainnya, yakni Menteri Kesehatan dan Menteri Sosial direncanakan juga hadir ke Kebupaten Kepahiang diprediksi akan ikut menghadiri peringatan HLUN.  Puncak peringatan HLUN 2019 di Kabupaten Kepahiang akan diselenggarakan 26 Juni 2019 dengan dipusatkan di kawasan komplek perkantoran Pemkab Kepahiang. Acara puncak akan diisi dengan penampilan tari kreasi yang dibawaan oleh 1.000 lansia di Kabupaten Kepahiang.

“Masing-masing kecamatan kita minta mengutus 100 lansia, sementara kecamatan Kepahiang 200 lansia jadi ada 1.000 lansia secara yang akan berperan aktif selama acara,” kata Linda.

1.000 lansia saat ini tengah mendapatkan bimbingan atau pelatihan tari langsung dari guru tari kreasi di Kabupaten Kepahiang. Selain menari, para lansia yang juga akan meyajikan atraksi drum band, serta tari penyambutan untuk para tamu undangan.  “Pokoknya semua penyelenggara nanti merupakan lansia, dengan usia diatas 60 tahun,” ucap Linda. (320)