UNBK Lancar,8 Siswa Absen

IRUL/Bengkulu Ekspress KERJAKAN: Para siswa SMA tampak serius mengerjalan soal Bahasa Indonesia UNBK di SMA 1 Kaur, Senin (1/4)

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA sederajat pada hari pertama ini berjalan dengan lancar, tanpa kendala, Senin (1/4). Namun sayangnya proses pelaksanaan UNBK hanya diikuti sebanyak 1.125 siswa/siswi di 15 SMA itu, terdapat 8 siswa absen tanpa keterangan, dan secara otomatis para siswa tersebut dipastikan tidak lulus UNBK.

“Alhamdulillah hari pertama pelaksanaan UNBK hari ini (kemarin) kita tidak ada kendala dan berjalan lancar, dan dari peserta yang terdafttar 1.133 siswa itu hanya ada delapan siswa yang tidak hadir UNBK karena memang sudah drop out (DO),” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kaur, Drs Amrilzal MM, kepada BE kemarin (1/4).

Dikatakannya, proses UNBK berlansung lancar sejak pagi tadi karena sekolah itu sudah terbiasa melaksanakan UNBK sejak beberapa tahun yang lalu. Selain itu, sambung dia, siswa juga sudah terbiasa dengan sistem ujian online di sekolah tersebut. Juga kesiapan teknis komputer, jaringan listrik dan internet pun tak ada masalah selama pelaksanaan ujian. Sehingga ujian hari pertama dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia itu bisa dilalui dengan baik oleh para siswa.



“Hari pertama UNBK SMA berjalan lancar dan semua sekolah melaksanakannya secara online atau UNBK, dan kita berharap pelaksanaan UNBK ini berjalan lancar sampai dengan selesai,” harapnya.

Kepala Kantor Cabang (Capdin) Wilayah 9 Bintuhan Jayadi Ruslan S Sos yang memantau langsung pelaksaan UNBK dibeberapa lokasi di SMK Kabupaten Kaur kemarin, (1/4). Jayadi mengakui jika di hari pertama UNBK tingkat SMA ini tidak ada kendala dan berjalan lancar. Juga pihak sekolah penyelengara UNBK sebelumnya sudah menyiapakan antisipasi seandainya terjadi pemadaman listrik.

“Pihak sekolah sudah sediakan mesin genset, kalau-kalau terjadi pemadaman secara tiba-tiba, kita harap nanti selama UNBK ini tidak ada gangguan, dan juga ara siswa tetap semangat, dan tetap percaya diri dan kelulusan nanti bisa 100 persen,” tutupnya. Sementara itu, Manager PLN Rayon Bintuhan Anggun Haryadi, saat dikonfirmasi mengaku, pihaknya mohon maaf jika ada pemadaman yang menyebabkan gangguan pada pelaksanaan UNBK nanti.

Namun untuk antisipasi pemadaman sudah dimaksimalkan agar tidak terjadi, jika memang ada, maka akan diprioritaskan untuk segera dinyalakan kembali. “Kita upayakan jaringan listrik selama UNBK ini normal dan tidak ada gangguan, dan akan kita dukung terus pelaksanaan UNBK ini agar dapat berjalan dengan lancar, dan juga kita sudah menyediakan genset di sekolah yang melaksanakan UNBK,” jelasnya.(618)