UNBK di 3 Sekolah Molor Enam Sekolah Masih Menumpang

Salah satu pelajar SMAN 1 Rejang Lebong jurusan IPS tengah serius mengejarkan soal dihari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMA pada Senin (9/4) kemarin. Dihari pertama pelaksanaan UNBK SMA di Rejang Lebong tiga sekolah sempat terkendala jaringan yang lemot.
Salah satu pelajar SMAN 1 Rejang Lebong jurusan IPS tengah serius mengejarkan soal dihari pertama pelaksanaan UNBK tingkat SMA pada Senin (9/4) kemarin. Dihari pertama pelaksanaan UNBK SMA di Rejang Lebong tiga sekolah sempat terkendala jaringan yang lemot.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Rejang Lebong diwarnai dengan lemotnya jaringan internet. Akibat kejadian tersebut pelaksanaan UNBK di 3 sekolah di Kabupaten Rejang Lebong harus molor.

“Kalau kendala kita dihari pertama ini cuman lemotnya jaringan di tiga sekolah, sehingga pelaksanaan UNBK nya molor,” sampai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Rejang Lebong, Hamdan Mahyudin SPd MM saat dikonfirmasi Senin (9/4) kemarin.
Tiga sekolah di Kabupaten Rejang Lebong yang terkendala jaringan lemot tersebut adalah SMAN 6 Rejang Lebong yang ada di Kecamatan Bermani Ulu. Kemudian SMAN 11 Rejang Lebong yang ada di Kecamatan Padang Ulak Tanding dan SMAN 13 Rejang Lebong yang ada di Kecamatan Sindang Beliti Ilir.

Akibat lemotnya jaringan, pelaksanaan UNBK ditiga sekolah tersebut harus diundur dari jadwal yang telah ditetapkan. Pengunduran pelaksanaan UNBK paling lama di SMAN 11 Rejang Lebong yang mencapai 30 menit, kemudian di SMAN 6 dan SMAN 11 Rejang Lebong hanya diundur selama 15 menit, setelah itu semuanya normal.

“Jaringan yang lemot ini diawal pelaksanaan UNBK yaitu disesi pertama, dengan mundurnya pelaksanaan ini tentunya berdampak pada pelaksanaan sesi selanjutnya yang juga mundur,” papar Hamdan.
Terkait dengan hambatan lainnya, menurut Hamdan tidak ada kendala termasuk jaringan listrik dan kebutuhan komputer maupun server, dimana menurut Hamdan, semuanya telah terlaksana dengan baik.
Sementara itu, untuk total SMA dan MA di Kabupaten Rejang Lebong yang melaksanakan UNBK tahun 2018 ini sebanyak 22 SMA dan MA baik negeri dan swasta dengan jumlah peserta yang terdaftar mencapai 2.354 siswa.
Dari 22 SMA dan MA di Kabupaten Rejang Lebong yang melaksanakan UNBK tersebut, belum semuanya melaksanakan UNBK sendiri namun harus menumpang di sekolah lain, karena memang fasilitas yang dimiliki belum memadai.

“Hingga saat ini masih ada 6 sekolah yang statusnya menumpang di sekolah lain untuk melaksanakan UNBK, karena memang fasilitas yang dimiliki keenam sekolah ini belum memadai,” papar Hamdan.
Enam sekolah yang pelaksanaan UNBK nya menumpang di sekolah lain adalah SMAN 7 Rejang Lebong yang menumpang di SMKN 2 Rejang Lebong. Kemudian SMAN 11 Rejang Lebong yang menumpang di SMKN 5 Rejang Lebong.

Selanjutnya, SMAN 13 Rejang Lebong yang menumpang di SMKN 5 Rejang Lebong, SMA Muhammdiyah Rejang Lebong yang menumpang di MTs Kampung Delima. SMA Taman Siswa yang menumpang di SMKN 1 Rejang Lebong, SMA PGRI Rejang Lebong yang juga menumpang di SMKN 1 Rejang Lebong dan yang terakhir adalah MA Miftahul Jannah yang menumpang di MTs Nurul Kamal.

“Terkait dengan kehadiran peserta UNBK sendiri, sehingga sesi kedua ini (Senin siang) kita belum mendapat laporan adanya siswa atau peserta UNBK yang tidak hadir,” demikian Hamdan.(251)