UN Terakhir, Siswi SMAN 1 Pingsan

KOTA BINTUHAN, BE – Meskipun secara umum, hari terakhir Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Kaur berjalan lancar. Namun sekitar pukul 09.50 WIB mejelang 10 menit usai mengerjakan bidang studi Geografi, salah satu siswi kelas 3 IPS di SMAN 1 Kaur bernama Melia Fitri, tiba-tiba pingsan saat mengikuti ujian. Fitri kemudian langsung mendapatkan perawatan intensif oleh pihak sekolah dan panitia UN. Kepala SMAN 1 Kaur Drs Agus Salim MTPd ketika dikonfirmasi BE kemarin (19/4) membenarkan salah satu siswi SMA tersebut pingsan. Menurutnya, anak tersebut memang sudah lama sering sakit-sakitan, namun bukan sakit yang parah. “Hanya fisiknya yang lemah, kemudian pagi hari sebelum ikut UN, siswi tersebut tidak sarapan,” katanya.

Agus menambahkan, meskipun pingdan namun tidak menghambat siswi itu untuk mengikuti UN. Pasalnya sewaktu dia jatuh pingsan, siswa itu sudah selesai mengerjakan jawaban soal UN tersebut. “Pada siswi itu pingdan, kita juga langsung periksa lembar jawaban komputer miliknya ternyata semua soal sudah selesai dikerjakan,” ujar Agus.┬áDijelaskan, siswa ini bukan kesurupan tetapi memang sakit ditambah tidak makan sebelum berangkat mengikuti ujian. “Dugaan sementara, sakitnya mungkin tidak sarapan sebelum ke sekolah atau mungkin saja terlambat tidur karena belajar,” ujarnya.┬áSementara itu, setelah mendapat perawatan intensif, Fitri akhirnya bisa mengkuti kembali ujian jam kedua yakni bidang studi Sosiologi.┬áSementara itu, Ketua Koordinator Independen UN dari UNIB, Baihaqi SE MSi mengungkapkan, bahwa pelaksanaan UN SMA di Kabupaten Kaur tahun ini berjalan dengan baik dan lancar. “Jika di hampir semua daerah di Provinsi Bengkulu dikabarkan kunci jawaban UN bocor, lain halnya dengan di Kaur tidak ada sama sekali. Hal ini patut diberikan apresiasi karena cukup lancar dan tenang,” jelasnya.(823)