UN Online Batal, Dikpora Kecewa

KEPAHIANG, BE – Batalnya Ujian Nasional (UN) dilaksanakan secara online tahun ini membuat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahrga (Dikpora) Kepahiang kecewa. Hal ini lantaran di Kepahiang sudah ada satu sekolah yang dipersiapkan untuk itu, yakni SMKN 2 Kepahiang.
“Sebenarnya kita sangat kecewa sekali, padahal persiapan yang telah dilakukan oleh SMKN 2 sudah pada tahap evaluasi hanya tinggal pelaksanaan UN Online saja. Tapi, jika dibatalkan dari Dinas Pendidikan Provinsi ya terpaksa melaksanakan UN manual saja,” ujar Sekretaris Dikpora Kepahiang Drs H Holil, Kemarin.
Dikatakannya, SMKN 2 Kepahiang sudah dilakukan survey oleh pihaknya seperti mensosialisasikan terhadap siswa mengenai UN online. “Seperti dikatakan tadi, persiapan itu sudah sepenuhnya, seperti mensosialisasikan terhadap siswa dan siswi dalam pelaksanaaan UN Online, bahkan survey persiapan sudah dilakukan, kesiapan komputer dan lokasinya,” jelasnya.
Sementara itu, persiapan lainnya menjelang pelaksanaan Ujian Nasional, dikatakan Holil, pihaknya optimis siswa SMP/SMA/SMK/MA lulus sertus persen.
“Mengenai pelaksanaan meskipun, batal UN Online, memang sekolah lainnya UN Manual, tetapi para siswa dibekali dengan kegiatan les, TO dan lainnya, dengan langkah agar para siswa paham dan kita optimis lulus seratus persen, mengenai kesiapan soal, bukanlah daerah yang mempersiapkan soal, namun bank soal dari pusat,” terangnya.
Terpisah Kepsek SMKN 2 Kepahiang Helmi Johan MPd menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menerapkan UN online sudah 99 persen. Ini seperti kesiapan peserta dan sarana penunjang pelaksanaan UN online. “Sebenarnya untuk pelaksanaan UN online kita sudah siap 99 persen, dalam artian tinggal menunggu hari H pelaksanaanya saja,” katanya. (505)