Umur 14 Tahun Sudah Pakai Narkoba

RIZKY/Bengkulu Ekspress
AM pemuda umur 14 tahun tertangkap menggunakan narkoba dan rekannya Ai (21) yang diduga sebagai pengedar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Tim Buser Polsek Teluk Segara, berhasil meringkus dua orang tersangka penyalahgunaan narkoba (pengedar dan pemakai) jenis sabu di sekitaran Jalan Simpang Tiga Pantai Zakat Kelurahan Bajak, Jumat (23/11). Mirisnya salah satu tersangka yang berhasil ditangkap berinisial AM masih berumur 14 tahun. Satu tersangka lagi teman AM berinisial AI (21).

Tersangka AM diduga sudah cukup lama menggunakan barang haram tersebut. Hal tersebut diperkuat dari penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka ditemukan alat hisap sabu (bong). Meski salah satu tersangka masih dibawah umur, kepolisian tetap melanjutkan proses hukum sesuai undang-undang berlaku.

Kapolres Bengkulu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Prianggodo Heru Kunprasetyo Sarjana Hukum Sarjana Ilmu Kepolisian (SH SIK) melalui Kapolsek Teluk Segara Komisaris Polisi (Kompol) Jauhari saat diwawancarai BE kemarin (27/11) menuturkan, “Meski salah satu tersangka masih anak-anak tetap kita proses hukum. Anacaman hukuman untuk mereka berdua minimal lima tahun penjara,” jelas Kapolsek, kemarin (27/11).



Terungkapnya kasus tersebut, berdasarkan pengembangan dan penyelidikan atas laporan masyarakat yang kerap melihat transaksi narkoba di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Setelah dipastikan informasi benar. Ada dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan sedang berada di TKP. Tim buser langsung bergerak dan meringkus dua orang tersebut.



Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu dengan berat sekitar 0,8 gram. Tidak puas sampai disitu, polisi kemudian menggeledah rumah kedua orang tersangka di Jalan Tut Wuri Handayani, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Sungai Serut. “Di rumah itu kita temukan kaca pirek dan bong,” imbuh Kapolsek.

Saat ini polisi masih memburu seorang pelaku lagi, yang diduga sebagai pemasok sabu untuk kedua tersangka tersebut. Sabu tersebut didatangkan dari Lintang Empat Lawang. Kemudian, dua orang tersebut kemudian mengambilnya dari petunjuk peta.(167)