UMB Ujung Tombak Pendidikan Nasional

Bangun Masjid At-Tanwir di Kampus IV

PEMBANGUNAN: Ketua PP Muhammadiyah Drs H Hajriyanto Y Thohari MA, Ketua PWM Dr Syaifullah MAg dan Rektor UMB Dr H Ahmad Dasan AH MA, dan undangan serta tokoh-tokoh Muhammadyah lainnya, foto bersama usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Masjid At-Tanwir kampus IV UMB, kemarin (28/1).
PEMBANGUNAN: Ketua PP Muhammadiyah Drs H Hajriyanto Y Thohari MA, Ketua PWM Dr Syaifullah MAg dan Rektor UMB Dr H Ahmad Dasan AH MA, dan undangan serta tokoh-tokoh Muhammadyah lainnya, foto bersama usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Masjid At-Tanwir kampus IV UMB, kemarin (28/1).

BENGKULU, Bengkulu EkspressĀ -Ketua PP Muhammadiyah Drs H Hajriyanto Y Thohari MA mengatakan kader Muhammadiyah harus berkemajuan, baik secara pergerakan maupun organisasi. Sehingga dapat mewujudkan cita-cita Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, Gerakan Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar dan Gerakan Tajdidul Islam.

Hal ini disampaikan saat Pelatihan Instruktur Kader Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Aisyiyah se-Sumatera, sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tanwir kampus IV UMB, kemarin (28/1).

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 100 orang dari 35 PTM/PTA se-Sumatera sejak 27 hingga 31 Januari 2018 nanti.
Hajriyanto Thohari MA usai peletakan batu pertama juga mengatakan bahwa pembangunan masjid di tengah kota diharapkan memberi peran yang besar bagi tercapainya tujuan pendidikan nasional.

“Tujuan pendidikan nasional itu ialah untuk membentuk manusia-manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia dalam rangka mempersiapkan kehidupan bangsa,” katanya.

Jadi, lanjut Hajriyanto, pendidikan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini diharapkan memprioritaskan pembangunan manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia.

“Baru kemudian, mereka kerja. Itu artinya, kampus ini betul-betul menjadi ujung tombak bagi terwujudnya cita-cita yang hendak dituju oleh pendidikan nasional kita,”ujarnya.

Dia menambahkan Masjid mempunyai peran sangat penting karena masjid lah yang akan dapat menjadikan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bengkulu ini jadi manusia-manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhlak mulia.

Hingga sebagai pelanjut pembangunan bangsa pada masa-masa yang akan datang benar-benar akan menjadi penyelenggara yang baik, jujur serta amanah.

“Lebih dari pada itu terus menerus memberi sumbangsih yang besar demi kemajuan bangsa dan negara ini,”tambahnya.

Rektor UMB, Dr H Ahmad Dasan SH MA menuturkan kampus empat sudah menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu, tidak hanya kalangan UMB.

“Sehingga tidak lengkap rasanya kalau kampus ini tidak ada masjid, atau juga masyarakat yang berlalu-lalang disini kalau masuk waktu salat, atau pengen salat bingung,” katanya.

Diharapan dengan berdirinya Masjid At-tanwir, bisa memberikan kecerahan yang luar biasa bagi Mahasiswa, dosen dan masyarakat di Bengkulu ini.

“Yang memang sudah kita targetkan kampus empat ini menjadi kampus wisata,” kata Dasan.

Menurutnya, gambar dan arsitektur bangunan masjid ini cukup luar biasa, tidak seperti masjid biasanya dengan 3 lantai dengan ukuran 20meter x 40 meter.

“Mudah-mudahan punya nilai tersendiri. Kita targetkan tidak lama-lama, mudah-mudahan 1 atau 11/2 tahun sudah selesai,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Caretaker Walikota Bengkulu Budiman Ismaun, SPd MPd, Ketua PP Muhammadiyah Drs H Hajriyanto Y Thohari MA, Ketua PWM Dr Syaifullah MAg dan Rektor UMB Dr H Ahmad Dasan AH MA, serta tim instruktur langsung MPK PP Muhammadiyah dan pimpinan wilayah/aisyiyah, daerah, cabang maupun ranting muhammadiyah Provinsi Bengkulu. (Cik6)