UMB Mewisuda 575 Mahasiswa Pascasarjana dan Sarjana

Punya Harapan Memberi Dampak Positif Pembangunan Bengkulu

UMB
PENDIDKAN: Rektor UMB Dr H Ahmad Dasan SH MA mewisuda sebanyak 575 mahasiswa pascasarjada dan sarjana, Sabtu (20/05). (Foto IJAL/BE).

Kemajuan Universitas Muhammadyah (UMB) Bengkulu diharapkan memiliki dampak positif bagi perekonomian, sosial budaya dan politik untuk pembangunan Bengkulu

 Afrizal, KOTA BENGKULU

Universitas Muhammadyah Bengkulu (UMB) mewisuda sebanyak 575 mahasiswa pascasarjana, dan sarjana, terdiri 297 putra dan 278 putri, Sabtu (20/05)
Dari jumlah itu, empat orang dinyatakan sebagai wisudawan terbaik, satu diantaranya dari program pascasarjana yakni Sri Utami Program Studi Pendidikan Biologi IPK 3,90.
Sedangkan untuk program Strata Satu diraih Sri Artika Program Studi Agroekoteknologi IPK 3,91 predikat Cumlaude, Wahid Sepriyanti, Prodi Ilmu Administrasi Negara IPK 3,87 predikat dengan pujian, dan Made Evan Pranata, Prodi Agrobisnis IPK 3,84 predikat dengan pujian.
Kegiatan ini berlangsung di gedung Gunung Bungkuk area STQ Bengkulu dihadiri langsung Gubernur Bengkulu diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan Drs Rusdi Bakar MPd, Majelis Dikti Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Lincolin Arsyad MSc, koordinator Kopertis Wilayah II Prof Dr H Slamet Widodo MM. Selain itu, hadir juga mitra Perbankan, mitra media cetak dan elektronik.
Rektor UMB Dr H Ahmad Dasan SH MA memberikan selamat kepada para wisudawan dan Sukses atas prestasi yang diraih. Peran alumni dalam pengembangan UMB tentunya sangat diharapkan dan besar manfaatnya.
Dalam kesempatan itu juga Rektor memberikan gambaran sedikit tentang akrobatik UMB dalam beberapa bulan terakhir ini diantaranya Akredetasi prodi, dari jumlah 23 yang ada hingga hampir seluruhnya terakredetasi B. “Tinggal 3 prodi yang masih c dan insyaallah dalam waktu dekat segera akan divisitasi semoga juga dapat nilai B,”ungkapnya.
Lebih lanjut Rektor menyampaikan saat ini Pengiriman Studi Lanjut S3 Melalui Hibah LPDP Maupun Biaya UMB Baik S3 Dalam negeri maupun luar negeri yang jumlah mencapai 63 dosen, informasinya ada sekitar 6 dosen yang akhir tahun ini akan menyeleseikan studinya dan salah satunya dari yang sedang studi di china).
“Setelah kami sukses memperoleh hibah pembangunan rusunawa senilai Rp 22 miliar dan gedungnya telah diresmikan oleh pihak Kementrian Pupera pada tanggal 2 Mei (Hardiknas),” katanya.
Dia mengatakan, UMB juga mendapat hibah hutan pendidikan bernilai ratusan miliar bahkan mungkin menacapai satu triliun lebih.
Kekayaan dengan luas 2.000 hektar tersebut akan dikelola awal Juli nanti. “Pengelolaan hutan pendidikan segera akan kita mulai dengan fokus pusat penelitian tanaman herbal dan ini untuk menunjang keberadaan rumah sakit UMB berbasis obat herbal,” katanya.
Rumah sakit UMB ini sebagai persiapan pembukaan prodi ilmu kedokteran dan prodi farmasi.
Rektor menuturkan bahwa saat peresmian gedung rusunawa pak walikota akan memberikan hibah rusunawa melalui dana APBD yang khusus untuk asrama putranya.
Selain itu, di hutan pendidikan akan dibangun SMK Agro Maritim, “insya allah tahun ajaran ini kita mulai menerima siswanya,” katanya.
Dia mengatakan siswanya akan dijemput di desa-desa anak anak cerdas yang tidak mampu sebanyak 30 orang siswa tahap awal. “kita insyaallah akan menerima bantuan senilai 2,6 milyar untuk smk tersebut,”tuturnya.
Rektor berharap, kemajuan UMB tersebut diharapkan memiliki dampak positif bagi perekonomian, sosial budaya dan politik bagi pembangunan Bengkulu. (cik6)