UMB Jadi Universitas Swasta Favorit

REWA/Bengkulu EkspressRektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr H Sakroni MPd saat memindahkan tali toga wisudawati pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana di Gedung Gunung Bungkuk STQ Bengkulu, Kamis (2/5)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) hingga tahun ajaran 2018/2019 ini masih menjadi perguruan tinggi swasta favorit di Bengkulu untuk melanjutkan studi. Hal ini mengingat, selain didorong oleh kepercayaan masyarakat, hasil akreditasi program studi serta institusi juga sudah sangat baik.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Dr H Sakroni MPd mengatakan, selain sudah menjadi universitas swasta terfavorit di Bengkulu, UMB juga telah menjalin kerjasama baik didalam dan diluar negeri. Hal tersebut dilakukan, agar tidak hanya favorit tetapi berkualitas serta berdaya saing dibandingkan universitas lainnya.

“UMB telah menjalin kerjasama dalam dan luar negeri di bidang Tri Darma Perguruan Tinggi, saat ini dengan melakukan 185 Kerjasama dalam negeri dan 43 Kerjasama Luar Negeri,” kata Sakroni pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana di Gedung Gunung Bungkuk STQ Bengkulu, Kamis (2/5).

Selain itu, selain melakukan kerjasama baik diluar dan didalam negeri, Sakroni menambahkan, perkembangan UMB saat ini sudah sangat signifikan. Karena selain memiliki 4 Kampus yang berada di tengah kota Bengkulu, UMB juga sudah menyelesaikan Gedung 6 lantai yang merupakan kembaran dari Gedung Ahmad Dahlan dan Masjid At-Tanwir yang dibangun berlantai tiga yang dilengkapi dengan AC.

“Kedua bangunan tersebut berlokasi di Kampus 4 yang direncanakan akan menjadi kampus pusat dan terpadu UMB berada di Jalan Adam Malik Pagar Dewa Kota Bengkulu. Bangunannya dirancang modern, futuristik dan bisa menjadi salah satu objek wisata,” ujar Sakroni.

Disamping itu, UMB juga memiliki Sekolah Laboratorium Fakultas Pertanian yaitu SMK Agro Maritim terletak di dekat kampus 4 lengkap dengan fasilitas pembelajaran, memiliki 37 siswa pilihan seluruh Provinsi Bengkulu dengan Program Menjemput Matahari.  “Dan tahun ini juga akan menerima kembali siswa baru dengan jalur prestasi dan regular,” ujar Sakroni.



Sementara itu, jika melihat dari Prestasi mahasiswa, UMB tidak kalah dengan Universitas lainnya. Bahkan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) rata-rata program sarjana periode Mei 2019 adalah 3,27 dengan lulusan predikat IPK tertinggi diraih oleh tiga wisudawan terbaik tingkat universitas, yaitu Ummi Kalsum binti Suparmo dengan IPK 3,92 predikat Pujian dari Pogram Studi Pendidikan Ekonomi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ristiani binti Kasudin dengan IPK 3,91 predikat Pujian dari Program Studi Agroteknologi dari Fakultas Pertanian, dan Sri Wahyuni binti Jum IPK 3,84 predikat Pujian dari Program Studi Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

“Selain itu, wisudawan terbaik setiap fakultas selain tingkat universitas adalah Nur Anisa dengan IPK 3,69 dari fakultas Agama Islam, Novita Oktavia dengan IPK 3,50 dari Fakultas Ekonomi, Randi Afri Nandes dengan IPK 3,58 dari Fakultas Teknik, Cica Anisa dengan IPK 3,82 dari Fakultas Ilmu Kesehatan, dan Rara Anggraini dengan IPK 3,59 dari Fakultas Hukum,” ujar Sakroni.

Tidak hanya itu, bahkan pada Mei 2019 ini, UMB berhasil sebanyak 491orang dari 8 fakultas Program Sarjana dengan rincian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebanyak 167 orang, Fakultas Agama Islam sebanyak 25 orang, Fakultas Pertanian 36 orang, Fakultas Ekonomi 120 orang, Fakultas Teknik 60 orang, Fakultas Ilmu Kesehatan 38 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 21 orang, dan Fakultas Hukum 24 orang.

“Banyaknya lulusan UMB tersebut, diharapkan dapat memberikan banyak pengalaman dan keterampilan kepada masyarakat untuk menghadapi perubahan yang paling nyata adalah globalisasi revolusi industri 4.0,” tutupnya.(999)