Ulat Mulai Masuk Rumah

ulat buluh serang desa Punjung Kecamatan Merigi Sakti (2)

BENTENG, BE – Wabah ulat bulu sebesar jari telunjuk berwarna kuning di Desa Punjung Kecamatan Merigi Sakti semakin meluas. Bila sebelumnya ulat ini hanya menempel di pohon seperti Pohon Durian, Mangga, Karet dan tanaman lain milik warga, kemarin ulat bulu ini mulai memasuki rumah warga. Kondisi ini semakin membuat warga setempat panik.
“Ulat itu kini masuk ke rumah,  sehingga kami menjadi takut dan khawatir,” ungkap Saidina Amsa (48), yang rumahnya diserang ulat bulu saat diwawancarai BE kemarin.
Mengatasi wabah ulat ini warga  bergotong – royong membersihkan ulat itu satu persatu dari rumah mereka secara manual. Mereka mengambil satu persatu ulag yang menempel dinding atau dilantai tersebut, lalu membuangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kehuatanan dan Perkebunan (Pertanhutbun) Benteng, Ir. Durani menjelaskan, saat ini tim dari Pengawasan  dan Pemantauan Hama Penyakit Tanaman (P2HP) yang dikoordinir oleh Sumarli sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengatasi wabah ulat bulu tersebut. Tim bertugas mengetahui jenis ulat apa yang menyerang Desa Punjung tersebut, dan dari mana asalnya serta berbahaya atau tidak. ” Setelah saya baca koran BE, pagi tadi, saya langsung instruksikan tim P2HP ke lokasi,’ ungkapnya.
Atas wabah ulat ini, warga dimintai tidak perlu panik. Karena, keberadaan ulat tersebut berlangsung tidak akan lama, sifatnya hanya sementara saja. Namun, begitu warga tetap waspada dan cepat melaporkan bila keberadaan ulat itu semakin banyak. ”Untuk hasil investigasi semetara, ulat berasal dari perubahan iklim saja,” katanya.(111)