Ujian Paket Dipercepat

TUBEI, BE – Pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) yang sekarang diubah namanya menjadi ujian nasional program paket, dianggap masih merugikan kepentingan anak-anak yang memilih pendidikan di jalur informal dan nonformal.  Penyebabnya, waktu pelaksanaan ujian nasional program paket yang ditentukan pemerintah selama ini, mengakibatkan anak-anak yang ikut ujian terhambat untuk mendaftar di sekolah atau perguruan tinggi pada tahun itu. Untuk itu, di tahun 2013 mendatang, pemerintah merencanakan untuk pelaksanaan ujian paket tersebut akan di percepat atau dilaksanakan tidak berjauhan setelah pengumuman ujian nasional.

“Tahun depan, ada wacana dari pemerintah pusat, jika untuk pelaksanaan ujian paket akan dilaksanakan tidak berjauhan setelah pengumuman ujian nasional.Hal ini dimaksudkan agar anak-anak yang mengikuti ujian paket dapat melanjutkan kuliah atau sekolah di tahun yang sama. Karena selama ini anak-anak yang ikut paket C harus menunggu tahun depan untuk dapat masuk kuliah di Perguruan tinggi Negeri,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Drs Aswan MSi melalui Kabid Dikmen Sugito SPd kepada wartawan belum lama ini.

Dikatakan Sugito, anak-anak yang ikut ujian nasional program paket C atau setara SMA, sulit untuk bisa ikut pendaftaran masuk di perguruan tinggi negeri, baik yang SNMPTN maupun jalur mandiri. “Kita setuju dengan hal tersebut karena hal tersebut untuk kepentingan pelajar, sehingga lulusan paket C bisa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri sama halnya dengan lulusan formal,” kata Sugito.

Selain itu, di tahun 2012 ini tercatat ada sebanyak 236 peserta yang mengikuti ujian Paket C serta ada 85 peserta yang mengikuti ujian paket B.  Ujian Paket tersebut di tahun 2012 ini dilaksanakan dua tahap yakni bulan Juli serta bulan Oktober 2012 lalu. “Nah dari seluruh peserta yang terdaftar tersebut masih banyak yang belum lulus dalam ujian paket tersebut. Untuk itu kita harapkan mereka yang belum lulus dapat mengikuti kembali ujian paket ditahun 2013 mendatang,’ pungkas Sugito.(777)