Ujian Asesmen Guru Sebagai Pemetaan Kompetensi Guru

 

Dok/BE
Pelaksanaan ujian asesmen kompetensi guru secara daring di MAN 2 Kota Bengkulu.

BENGKULU, BE – Ribuan guru dibawah jajaran kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag), masih menunggu hasil ujian asesmen kompetensi (AKM), yang digelar serentak baru-baru ini.

Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu Drs H Zahdi Taher MHi melalui Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Dr Junni Muslimin MA menuturkan, hasil asesmen kompetensi akan dibagi dalam empat predikat dan level pendampingan asesmen Kompetensi Guru, Kepala dan pengawas madrasah. Empat predikat tersebut adalah Mahir (M) dengan range nilai 76-100. Terampil range nilai 51-75, Cakap (C) dengan range nilai 26-50, serta berkembang (B) range nilai 1-25.

Asesmen Kompetensi guru, kepala dan pengawas itu diikuti 1.733 peserta dibawah kanwil kemenag Bengkulu. Pelaksanaan ujian asesmen berlangsung secara online. Para peserta semua masih aktif dalam tugasnya.

Ada tiga tujuan digelarnya ujian asesmen yaitu untuk memperoleh informasi tentang gambaran kompetensi guru pada dimensi kompetensi pedagogik dan profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kemudian mendapatkan peta kompetensi guru, kepala dan pengawas madrasah yang akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan jenis pembinaan profesional guru yang harus diikuti oleh guru, kepala dan pengawas madrasah dalam program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PPKB). Serta, memberikan acuan kepada semua pihak terkait dalam menyusun kebijakan pengembangan keprofesionalan guru, kepala, dan pengawas madrasah.

Guru yang mengikuti asesmen secara berkelanjutan bisa dijadikan sebagai dasar untuk memprioritaskan upaya dalam meningkatkan kompetensi secara mandiri, menyusun rencana pengembangan madrasah serta menjadi rujukan dalam menyusun rencana kerja dalam meningkatkan kompetensi guru sesuai peraturan yang berlaku.
Masih dikatakannya, pelaksanaan asesmen ini wajib dan tidak diwakilkan. Dalam pelaksanaan secara daring ini dipantau langsung oleh direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Materi asesmen ini mata pelajaran yang diberikan disatuan pendidikanya, termasuk Bimbingan dan konseling,” tukasnya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*