Universitas Pat Petulai Siap Jadi PT Mandiri

Prof Dr Ir Alnopri, MS

CURUP, bengkuluekspress.com – Universitas Pat Petulai (UPP) Rejang Lebong saat ini tengah menargetkan untuk menjadi perguruan tinggi yang mandiri. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UPP, Prof Dr Ir Alnopri, MS.

“Kita targetkan minimal tahun 2022 mendatang, bahkan kalau bisa tahun 2021 ini kita sudah menjadi perguruan tinggi mandiri,” terang Prof Alnopri.

Menurut rektor, pihaknya ingin menjadikan Universitas Pat Petulai sebagai perguruan tinggi yang mandiri, karena menurutnya selama ini sejak masih Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Rejang Lebong hingga satu tahun terakhir yang sudah beralih status menjadi universitas, UPP setiap tahunnya selalu mengandalkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Namun seiring dengan perubahan status dan bertambahnya jumlah mahasiswa, UPP menargetkan mereka bisa menjadi perguruan tinggi yang mandiri dan tidak bergantung dengan hibah pemerintah daerah.

“Bila kita sudah mandiri, maka nanti dana hibah dari APBD Kabupaten Rejang Lebong bisa digunakan untuk kesejahteraan masyarakat Rejang Lebong,” tambah Prof Alnopri.

Untuk bisa menjadi perguruan tinggi yang mandiri tersebut, menurut rektor, yang pertama harus mereka lakukan yaitu menambah jumlah mahasiswa yang kuliah di universitas yang beralamat di Jalan Basuki Rahmat Kota Curup tersebut. Dimana menurutnya untuk bisa menjadi perguruan tinggi mandiri UPP minimal harus memiliki minimal 500 orang mahasiswa.

“Saat ini jumlah mahasiswa kita baru 175 orang, kemudian dalam penerimaan yang saat ini masih berlangsung kita targetkan sebanyak 225 orang sehingga nanti bisa menjadi 400 orang,” terang Rektor.

Bila nanti target 400 mahasiswa ditahun 2020 ini tercapai, maka menurutnya dengan ada penambahan mahasiswa baru ditahun 2021 maka target jumlah mahasiswa untuk bisa menjadi perguruan tinggi yang mandiri akan tercapai.
Untuk menarik minat mahasiswa untuk kuliah di UPP, Prof Alnopri mengaku selain biaya pendidikan yang murah, pihak universitas juga telah menyiapkan sejumlah beasiswa untuk mahasiswa yang kurang mampu maupun yang berprestasi salah satunya adalah beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau yang sebelumnya disebut Bidikmisi.

“Untuk bisa mendapatkan beasiswa yang kita siapkan, siapa saja mahasiswa kita yang kita anggap memenuhi syarat maka akan kita usulkan,” paparnya.

Dengan adanya beasiswa yang disiapkan oleh UPP tersebut, maka menurut Alnopri tidak ada lagi alasan masyarakat Rejang Lebong atau lulusan SMA sederejat tidak kuliah di UPP. (ary)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*