Ubah Paradigma OPD “Buangan”

2. Jefryy/Bengkulu Ekspress- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Seluma, Rosdiana MSi, saat memprlihatkan buku yang dimiliki dinas yang ia pimpin.

TAIS, Bengkulu Ekspress– Seminggu menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Rosdiana MSi. Tugas pertama yang diembannya mengubah pandangan organisasi perangkat daerah (OPD) yang ia pimpin itu sebagai tempat buangan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekaligus menciptakan pelayanan prima terhadap pengunjung perpustakaan dengan menyediakan fasilitas internet dan mengarsipkan sejumlah dokumen pernting milik kabupaten Seluma.

“Hal pertama kita benahi mengubah paradigma OPD kita sebagai OPD buangan ASN dan bertahap disiplin ASN kita tingkatkan, sekaligus meningkatkan pelayanan,” tegasnya.

Disampaikan Rosdiana, dalam mengubah paradigma OPD buangan itu. Hal pertama dilakukan membenahi kedisiplinan ASN. Salah satunya mengaktifkan apel pagi dan apel sebelum jam pulang kerja. ASN yang berdinas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini harus memperlihatkan kinerja yang baik dan mampu membuat nama baik OPD. Seteah itu, barulah beralih pada memenuhi kebutuhan masyarakat akan bacaan dan fasilitas yang baik.



“Jika tidak dimulai dari sekarang maka sampai kapanpun paradigma itu tidak akan hilang. Jadi dari sekarang harus dimulai,” sampainya.

Bila mengubah paradigma sudah berjalan. Hal kedua yang harus dilakukan meningkatkan pelayanan terhadap pengunjung perpustakaan. Seperti, menyediakan tempat dan fasilitas bagi pengunjung perpustakaan. Termasuk menyediakan internet gratis dan komputer gratis pagi pengunjung.

Hal itu tidak mudah direalisasikan jika tidak mendapat persetujuan dan disediakan anggaran memadai bagi Dinas Perpustakaan dan kearsipan ini.”Kita juga membutuhkan dukungan dari Pemda Seluma dari segi anggaran, serta dipastikan seluruh kegiatan bisa dilakukan dengan baik,,” imbuhnya

Pada 2019 ini, Dinas perpustakaan dan Arsip Daerah mendapatkan bantuan dana alokasi khusus(DAK) dari Perpustakaan Nasional untuk pengadaan buku. Pengadaan buku ini bisa menunjang ketersediaan buku bacaan bagi pengunjung.

“Ketersediaan buku dan kegiatan advokasi terhadap warga juga akan kita lakukan di tahun 2019 ini. Dalam waktu dekat juga akan dilakukan lomba bercerita di tingkat provinsi bengkulu. Pada tahun tahun sebelumnya seluma bisa juara satu. Kenapa tidak tahun ini seluma kembali bisa juara,” harapnya. (333)