Uang Warga Dicuri Tuyul?

PUTRI HIJAU, BE – Beberapa kejadian yang menimpa pelaku usaha seperti toke karet, sawit, dan usaha warung di Desa Karya Pelita Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu Utara menjadi bahan obrolan yang hangat.

Pasalnya setelah mereka menerima pembayaran uang dari mitra bisnis maupun bank berjumlah ratusan ribu bahkan jutaan rupiah, tiba-tiba uang itu raib.
Beberapa warga menyebut kejadian yang menimpa toke itu karena ulah “Tuyul”. Sebab hilangnya uang itu sulit dibuktikan maka laporannya hanya sempat sampai ke kepala desa setempat. “Memang beberapa peristiwa sempat laporannya kepada saya, perihal kejadian yang menimpa warga,” ungkap Kepala Desa Karya Pelita, Sunardi, kemarin (28/9).

Sunardi mengatakan, hilangnya uang itu sejak bulan puasa lalu, kemudian berlangsung hingga saat ini. Namun sulit untuk dibuktikan siapa pencuri uang tersebut. Ketika dihitung saat pembayaran, jumlah uang itu pas, namun setelah disimpan ternyata berkurang. “Memang banyak warga yang mengatakan ini karena ulah mhkluk gaib, tetapi bagaimana kita bisa buktikan,” kata Sunardi membenarkan peristiwa-peristiwa yang terjadi.

Peristiwa yang terjadi di Desa Karya Pelita itu ternyata mulai berkembang dan menyebar luas ke desa sekitar tetangga. Khususnya menimpah para pengusaha dan pemilik warung. Hanya saja, karena itu sulit dibuktikan, Kades Sunardi menghimbau agar warga untuk selalu hati-hati dalam menyimpan barang berharga, khususnya dalam bentuk uang. “Kita tidak bisa bertindak sebab hal ini sulit dibuktikan, hanya saya himbau agar hati-hati kepada warga dalam hal menyimpan uang yang dipunyai,” tukas Sunardi (234)