Tusuk Teman, Sopir Dipolisikan

Terduga pelaku penusukan berinisial NA (tengah diborgol) diamankan Polsek Selebar

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Polsek Selebar meringkus seorang terduga pelaku penusukan terhadap Usman Efendi seorang sopir warga Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. Terduga pelaku yang diamankan tersebut tidak lain adalah rekan korban berinisal NA warga Kabupaten Rejang Lebong. Keributan antara korban Efendi dan pelaku NA terjadi di sekitaran sekitaran Gudang Semen Batu Raja di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, Minggu (27/10) lalu.

Akibat penganiayaan tersebut korban Efendi mengalami luka tuusk di bagian tangan dan ketiak sebelah kiri.
Setelah mendapatkan laporan, anggota Reskrim Polsek Selebar melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi. Mendapatkan informasi terduga pelaku sedang berada disekitaran Simpang Kandis, anggota Polsek Teluk Segara langsung melakukan penangkapan. Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Selebar, AKP Ariansyah melalui Kanit Reskrim Iptu Helman didampingi Panit Reskrim, Ipda Akhyar.

“Saat melukai korban menggunakan pisau dibagian tangan dan ketiak korban juga terluka karena pisau yang digunakan untuk menusuk korban mengenai paha pelaku,” jelas Kanit.

Keributan dan perkelahian antara pelaku dan korban hari Minggu lalu bukan yang pertama kali. Sebelumnya terdga pelaku dan korban yang sama-sama berporfesi sopir truk pernah ribut di Provinsi Lampung. Permasalahannya antara pelaku dan korban memendam masalah pribadi.”Aku sudah pernah berkelahi dengan dia di Lampung, masalah pribadi saja,” jelas terduga pelaku.

Lama tidak bertemu dan masalah pribadi tersebut belum juga selesai. Saat korban dan terduga pelaku bertemu di Gudang Semen, malah ribut mulut kembali yang dilanjutkan perkelahian. Disaat perkelahian berlangsung terduga pelaku kemudian mengeluarkan pisau dan berhasil melukai tangan dan ketiak korban. Beruntung keributan tersebut langsung dilerai oleh warga sekitar. Korban yang sudah berlumuran darah langsung dilarikan ke RSUD M Yunus Bengkulu. (167)