Tuntut Kekurangan Dana Sertifikasi, Ribuan Guru Kaur Demo Bupati

Spanduk menghiasi aski demontrasi ribuan GUru se Kabupaten Kaur kemarin (1)Aksi demontrasi ribuan guru SD hingga SMA/SMK yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kemarin (Kamis, 30/5/2013) digelar di Gedung Kantor Bupati Kaur.  Ribuan demonstran tersebut menuntut kinerja Dispenbud Kaur dievaluasi.

Opsi ketidak percayaan terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbu) Kaur, karena ada beberapa catatan yang dinilai guru tidak wajar. Ribuan guru tersebut sambil membawa sepanduk yang bertuliskan, Kadispenbud mundur dari jabatanya dan tunjangan adalah hak guru namun belum juga dibayarkan dari tahun 2012.

Dalam orasi yang dimpin Ketua PGRI Kabupaten Kaur Sirajudin Aksa MTPd  ada 4 tuntutan yang yang sangat krusial.   Pertama, kinerja pegawai Dispenbud dan juga Kadisnya perlu dieveluasi.  Kedua tunjangan sertifikasi harus segera dibayar.  Ketiga kekurangan sertifikasi tahun 2012 selama 3 bulan harus dibayarkan.  Keempat, rotasi dan mutasi guru harus melibatkan pengawas dan PGRI. Selama ini 4 item ini dilakukan semena-mena oleh Dispenbud Kaur.

“Kita minta 4 tuntutan tersebut direalisasikan, karena jika tidak kita akan mengancam mogok mengajar,” kata Sirad saat orasi kemarin (30/5).

Selain Sirad, orasi dilakukan Ketua PC PGRI Kecamatan Maje. Rafii SPd.  Menurutnya, selama ini kinerja Dispenbud sangat menyakiti ribuan guru di Kaur. Baik tunjangan, mutasi dan rotasi tidak sesuai dengan harapan guru.

“Jika 4 tuntutan itu tidak dipenuhi kita akan mogok dan kemudian menjalankan aksi demo kembali.  Bayangkan dana sertifikasi tahun 2012 itu ada namun kenapa tidak dibayarkan inilah yang kami pertanyakan,” jelasnya.(823)