Tunggakan Pelanggan PDAM Capai Rp 3 M

BENGKULU, BE – Wajar saja jika belakangan ini kualitas dan suplai air PDAM ke pelanggan semakin tidak maksimal.   Pasalnya tunggakan pelanggan sendiri hingga minggu ke-3 bulan Nomvember ini mencapai Rp 3 miliar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan tuntutan pelanggan yang meminta air berkualitas dan penyalurannya tanpa mati.

“Jumlah pelanggan yang menunggak mencapai 800 pelanggan dengan besar tunggakan Rp 3 miliar,” kata Direktur Utama PDAM Kota Bengkulu, Ichsan Ramli SE.

Meskipun tunggakan terbilang besar, namun Ichsan Ramli mengaku PDAM masih tetap untung. Namun akibat tunggakan tersebut tetap menghambat proses pemulihan PDAM dari sakit menjadi sehat. Selain itu, juga berpengaruh pada perbaikan sewaktu-waktu terjadi kerusakan pipa dan alat PDAM.

“Meskipun tunggakan mencapai miliaran rupiah, tapi sejauh ini PDAM masih untung dan kita tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.

Upaya penagihan tunggakan pun terus dilakukan PDAM hingga pemberian teguran lisan, sanksi dan tertulis dan ancaman pencabutan bagi pelanggan yang menunggak hingga 3 bulan.
“Kita tetap tegas menghadapi pelanggan, jika memang ada yang menunggak 3 bulan dan sudah kita periungatkan sebelumnya, tidak menutup kemungkinan akan dicabut dan ini sudah banyak dilakukan,” tegasnya.

Icsan mengungapkan, meskipun saat ini besarnya tunggakan belum mempengaruhi stabilitas PDAM, maka tidak menutup kemungkinan akan goyang juga bila tunggakan terus menumpuk. Mengingat PDAM juga membutuhkan biaya yang besar, baik untuk pemeliharaan maupun biaya penyaluran air ke setiap rumah warga.

“Kami terus mengimbau dan tetap berharap agar pelanggan menyadari kewajibannya untuk membayar PDAM tepat pada waktunya. Karena PDAM kita baru mulai beranjak dari sakit menjadi kurang sehat dan menuju sehat,” harapnya.(400)