Tunggakan Listrik Rp 1 Milliar

Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma Irihadi MSi, berfoto bersama dengan siswa Sekolah Dasar (SD) saat mengunjungi satu sekolah di Seluma.
Sekretaris Daerah Pemerintah Daerah Kabupaten Seluma Irihadi MSi, berfoto bersama dengan siswa Sekolah Dasar (SD) saat mengunjungi satu sekolah di Seluma.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Selama setahun belakangan ternyata kesadaran warga masih dalam melakukan kewajibannya membayar tagihan listrik masih rendah. Terbukti tunggakan tagihan listrik perumahan masyarakat di Kabupaten Seluma saat ini mencapai Rp 1 miliar.

“Tunggakan ini tertinggi lima bulan dari omset sebesar Rp 3,8 miliar di Kabupaten Seluma,” tegas Staff Administrasi dan Layanan Pelanggan Kevin Prayoga kepada Bengkulu Ekspress kemarin (18/1).

Tunggakan listrik tersebut bervariasi. Ada yang sudah mencapai 5 bulan, 4 bulan, 3 bulan dan 2 bulan hingga sebulan belum membayar di loket pembayaran atau di Kantor PLN Ranting Tais. Tunggakan terbanyak dari rumah tangga masyarakat biasa.

Tunggakan listrik itu didominasi pelanggan dengan kapasitas daya 450 volt ampere, hingga 2.200 volt ampere. Untuk golongan 450 biasanya golongan listrik bersubsidi untuk masyarakat miskin. Sedangkan untuk 1300 VA keatas untuk golongan masyarakat mampu. Serta tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah.

“Kalau untuk perkantoran atau instansi pemerintah, biasanya tunggakan karena adanya kelalaian. Kemudian setelah kami surati, langsung dilakukan pembayaran,” tegasnya lagi.

Terkait tunggakan tersebut masyarakat diminta bisa diajak bekerjasama dalam membayar listrik tepat waktu, termasuk melunasi tunggakan tagihannya. Menurutnya, itu juga bagian dari mendukung operasional PLN saat ini.

Bagi pelanggan yang melakukan penunggakan pembayaran, PLN Ranting Tais tidak lantas mencabut listrik kerumah mereka. Karena PLN Ranting Tais akan melakukan sosialisasi dengan camat dan kelurahan maupun desa, agar mereka memberikan teguran kepada masyarakat yang menunggak. Jika penunggakan baru sebulan diberikan surat peringatan. Jika sudah mencapai dua bulan lebih serta sudah diberikan surat namun belum dibayar, maka dengan terpaksa PLN memutus arus listrik di rumah pelanggan tersebut.

“Kami mengharapkan kerja samanya dari masyarakat di Kabupaten Seluma untuk tepat waktu melakukan pembayaran listrik,”imbuhnya

“Peningkatan pelayanan juga akan kita iringi namun tenam tumbuh tetap menjadi permasalahan yang tidak kunjung selesai,” sampainya. (333)