Tulang Belulang Manusia Ditemukan di Kebun Warga

Ikat pinggang yang diduga milik korban masih terikat di atas pohon rambutan di kebun warga yang sudah tidak digarap lagi dan tulang belulang serta tengkorak yang telah berserakan.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Warga Dusun V atau Kaler Desa Lebong Tambang Kecamatan Lebong Utara, dikejutkan dengan penemuan tulang belulang manusia yang telah tercecer di salah satu kebun warga yang telah lama tidak dirawat lagi.

Penemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Arsad (37) dan Suwoto (43) warga Desa Ladang Palembang, kemarin (19/08) ketika sedang mencari kayu. Pada saat itu, kedua saksi menduga bau busuk merupakan bangkai ular. Akan tetapi setelah dicari-cari sumber bau, kedua saksi mendapatkan bau tersebut merupakan bau bangkai seorang manusia. Melihat hal tersebut kedua saksi langsung menyampaikan kepada warga dan Polsek Lebong Utara.

Kapolres Lebong, AKBP Andree Ghama Putra SH SIk melalui Kapolsek Lebong Utara, IPTU Firmansyah mengatakan, bahwa pada saat ditemukan pihaknya melihat ada beberapa potongan tulang dengan tengkorak, baju kaos, celana pendek, ikat pinggang dan sandal jepit.

“Dimana tulang dan pakaian posisinya dalam keadaan berserakan di atas tanah,” sampainya, kemarin (19/08).

Selanjutnya, tulang belulang dan seluruh barang bukti telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong untuk divisum. Sehingga bisa mengetahui secara pasti siapa dan apa penyebab meninggalnya korban yang saat ini belum diketahui identitasnya. “Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah selanjutnya,” ujarnya.



 

 

Korban Diduga Bunuh Diri

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan anggota Polsek Lebong Utara, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Hal ini terlihat ketika ditemukan, ikat pinggang yang diduga milik korban terikat di atas pohon rambutan. “Untuk sementara diduga korban bunuh diri dengan cara gantung diri,” ucapnya.

Pada saat dilakukan olah TKP, ada warga yang mengaku bahwa tulang belulang tersebut merupakan tulang belulang keluarganya yang bernama Hendra (30) yang juga merupakan warga Dusun Dusun V atau Kaler Desa Lebong Tambang.

“Memang ada yang mengaku bahwa itu adalah almarhum Hendra yang hilang sejak 1 bulan yang lalu,” sampainya.

Diketahui bahwa korban Hendra sebelumnya mengalami gangguan jiwa dan memang telah sering menghilang. Untuk itulah pihak keluarga tidak pernah melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Namun sebelum ditemukannya tulang belulang yang diduga Hendra, korban sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi jauh dan tidak perlu mencarinya. “Itu dari penjelasan pihak keluarga,” sampainya

Diyakininya bahwa tulang belulang merupakan jenazah Hendra, diperkuat pernyataan pihak warga yang mengenal ikat pinggang, pakaian dan sandal yang ditemukan. Akan tetapi, pihaknya belum bisa memastikan secara pasti, untuk itulah pihaknya akan melakukan konfirmasi lebih lanjut terhadap warga yang mengaku keluarga korban. “Akan kita dalami lagi, apakah korban merupakan Hendra atau bukan,” tutur Firmansyah.(614)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*