Tujuh Kepala OPD Dijabat Plt

ilustrasi pelantikan pejabat
Foto : IST

Sarman Bastari Rangkap Plt Kaban Kesbangpol

BENGKULU TENGAH, BENGKULU EKSPRESS – Mutasi pejabat beberapa waktu lalu membuat kekosongan sejumlah jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) semakin sedikit.

Ayatul Mukhtadin SH yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bengkulu tengah dipindahtugaskan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu tengah.

Sedangkan, A Ansyori SH MM yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Dukcapil pensiun sedikit lebih cepat dari jabatan pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Bengkulu tengah. Diketahui, A Ansyori masih memiliki waktu sekitar 10 bulan lagi hingga genap berusia 60 tahun. Dampaknya, kursi pejabat eselon II di Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkulu tengah mengalami kekosongan.

“Untuk mengisi kekosongan, Bupati telah menunjuk Sekretaris Badan Kesbangpol, yakni Sarman Bastari MSi sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkulu tengah,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bengkulu tengah, Apileslipi SKom MSi dikonfirmasi BE, Minggu (20/1).

Menurut Apileslipi, penunjukan Sekretaris sebagai Plt Kaban tentunya bukan tanpa alasan. Melainkan, sudah melalui pertimbangan yang matang oleh Bupati.

“Sekretaris dipilih agar pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kepala Badan Kesbangpol bisa tetap berjalan lancar. Sebab itulah, dipilih pejabat eselon III yang memenuhi syarat dan berada di internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” papar Lipi.

Secara keseluruhan, sambung Apileslipi, terdapat sebanyakyang mengalami kekosongan pejabat eselon II. Meliputi, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), BKPSDM, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Kesbangpol serta Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bengkulu tengah.

Meskipun enggan membeberkan secara gamblang mengenai waktu pelaksanaan seleksi jabatan eselon II, Apileslipi hanya diam dan enggan memberikan informasi secara gamblang.(135)