Tugu Presedium Sarang Sampah

BERSIHKAN
ERICK/Bengkulu Ekspress
BERSIHKAN SAMPAH : Anggota Capaskibra, Disparpora, PPI Lebong serta TNI dan Polri ketika membersihkan sampah yang ada di Tugu Presedium, kemarin (25/7).

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Walaupun sudah dipasang kotak sampah, ternyata kesadaran masyarakat yang berkunjung ke kawasan Tugu Presedium membuang sampah pada tempatnya masih sangat kurang.  Hal ini terlihat ketika para calon pasukan pengibar bendera (Capaskibra) Kabupaten Lebong bersama para pelatih (TNI-Polri dan Purna Paskibraka serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga) melaksanakan bakti sosial bersih-bersih sampah di kawasan Tugu Resedium, kemarin (25/07). Dari bakti sosial tersebut terkumpul lebih dari 10 karung sampah baik sampah plastik, kaleng, botol serta yang lainnya terkumpul.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia Lebong, Doni Ardiansyah mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari pihaknya yang cukup prihatin dengan keadaan tugu Presedium yang sangat terlihat sampah ada dimana-mana.

“Tugu Presedium dibangun Pemerintah bukan untuk dijadikan tempat sampah, tetapi tugu Presedium adalah lambang perjuangan,” jelasnya, kemarin (25/07).

Untuk itu, Doni berharap, kepada masyarakat untuk bisa menjaga kebersihan. Sehingga masyarakat luar ketika berkunjung ke Lebong bisa merasa nyaman dengan kebersihan Lebong. Sehingga nama baik Lebong bisa tersebar dimana-mana. “Kotak sampah telah disediakan, tidak susah hanya sekedar membuang sampah pada tempatnya.

Setelah melaksananakan bhakti sosial membersihkan sampah di kawasan tugu Presedium, selanjutnya para Capaskibra langsung menuju lapangan upacara rumah Dinas Bupati Lebong untuk mengikuti pra diklat sebagai anggota pengibar bendera merah putih peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 73 tanggal 18 Agustus mendatang.

“Ada 34 Capaskibra yang akan menjadi anggota Pengibar bendera mengikuti pra diklat, ditambah 2 Capaskibra yang mewakili Lebong di tingkat Provinsi Bengkulu untuk ikut,” jelas Kepala Disparpora Lebong, Frans L Julai Simanjuntak.

Dimana dalam Pra Diklat kali ini, para Capaskira lebing difokuskan mengikuti kegiatan latihan dasar seperti latihan fisik dan mental mereka. Selanjutnya pada bulan Agustus ini para Capaskibra akan mengikuti karantina. “Jadi sebelum karantina kita bersama para pelatih dari TNI-Polri dan Purna Paskibraka Indonesia Lebong memberikan pelatihan dasar terlebih dahulu,” sampai Frans.(614)