Tugas Berat Kepala BPKP Baru

RIO-PELANTIKAN KEPALA BPKP PROV (2)
BENGKULU, BE – Rotasi pucuk kepemimpinan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu kembali terjadi.  Sekitar pukul 09.00 WIB pagi kemarin, Gubernur Bengkulu melantik Endrang AK MBA sebagai Kepala BPKP Provinsi Bengkulu yang baru menggantikan Sudiro AK MM yang ditarik ke BPKP Pusat menjabat sebagai Kepala Biro Umum.  Sedangkan Endrang sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPKP Maluku.
Saat diwawancarai usai pelantikan, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah mengungkapkan, salah satu tugas berat atau tantangan yang dihadapi oleh Kepala BPKP yang baru itu adalah menyampaian laporan keuangan berbasis aktual. Jika selama ini dalam laporan keuangan itu hanya terdapat 4 kolom yang harus diisi, maka laporan  berbasis aktual menjadi 7 kolom, termasuk didalamnya juga membahas masalah aset milih daerah.  Dan laporan berbasis aktual itu mulai diberlakukan 2015 mendatang.
“Yang terberat tantangan ke depan adalah laporan keuangan berbasis aktual. Tahun 2014 ini ada 4 kolom dalam laporan keuangan tersebut, dengan berbasis aktual, maka jadi 7 kolom,” kata Junaidi.
Menurutnya, penyusuan laporan tersebut harus benar-benar dipahami, baik oleh bagian keuangan Pemprov maupun bagi inspektorat, sehingga tahun depan sudah siap menyusun laporan keuangan berbasis aktual tersebut.
“Solusinya kita sudah berkoordinasi dengan Kepala BPKP yang baru untuk melaksanakan pelatihan-pelatihan tentang cara menyusun laporan keuangan berbasis aktual itu. Selama ini BPKP cukup intens mendampingi kita,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKP yang baru, Endrang AK MBA mengungkapkan, pihaknya siap melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada pemerintah daerah, khusus sebagai pengelola keuangan. Selain itu, ia juga mengaku akan mengawal penuh pengelolaan keuangan dan pembangunan di Provinsi Bengkulu.
“Kita kawal betul pengelolaan keuangan daerah. Dan juga Kalau ada kasus akan kita coba lihat apa penyebabnya untuk bisa kita lakukan langkah preventif sehingga kita betul-betul bisa melayani pemerintah daerah,” ujarnya.
Di bagian lain,  Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP Pusat Gatot Darmasto dalam kesempatan itu mengatakan, tidak ada hal-hal yang harus dilakukan untuk pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Bengkulu, karena pengelolananya sudah cukup baik. Buktinya 6 Pemda diantaranya sudah meraih WTP.   “Tinggal dinaikkan sedikit saja sudah WTP semuanya. Nanti akan kita kawal dari BPKP pusat,” ujarnya singkat. (400)