Tuang Minyak Tanah, Pemuda Dilalap Api

BENGKULU, BE – Naas menimpa Edo Sanjaya (23), warga Desa Talang Karet, Tebat Karai, Kepahiang. Ia nyaris tewas dilalap api saat sedang mengisi minyak tanah pada lampu teplok yang digunakannya.
Beruntung, Zaidin (53), ayah korban, yang berada tak jauh dari korban segera menyelamatkan korban dan membawa korban ke RSMY Kota Bengkulu untuk diberikan perawatan intensif.
Diduga kobaran api tersebut berasal dari minyak tanah yang digunakan oleh korban merupakan minyak oplosan, yang dibeli dari salah satu rumah warga yang berada di Desa Talang Benuang, Sukaraja, Seluma.

Dari data yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di sebuah pondok, di Padang Kuas, Sukaraja, Seluma, sekira pukul 19.00 WIB, Rabu (19/11).
Saat itu, korban menambah isi minyak lampu teplok yang sudah hampir habis dengan kondisi api yang masih hidup.
“Saat sedang menuangkan minyak tanah, seketika api langsung menyambar Edo,” kata Zaidin, mendampingi Edo, Kamis (20/11).
Api kemudian langsung melalap pakaian korban dan tikar serta bantal yang berada tak jauh dari korban. Selain itu, Zaini mengatakan, ia tak menyangka peristiwa tersebut menimpa putranya tersebut, sebab sang anak baru dua hari tiba di di kebun tersebut untuk membantunya mengurus kebun sawit milik kakaknya, H Mahmud.
“Saat itu, dia sedang duduk di pojok sambil mendengarkan radio. Saat api meledak ia terkurung dengan api,” cerita Zaini.
Pantauan BE, korban masih terbaring lemah di ruang Seruni, kamar nomor 05 RSMY Kota Bengkulu. Korban mengalami luka bakar cukup serius di bagian pinggang hingga ke ujung kedua kakinya.(135)