Truk Sampah Belum Beroperasi

ARGA MAKMUR, BE – Badan lingkungan hidup (BLH) menambah armada dump truk sebanyak tiga unit yang dijadikan kendaraan operasi pengangkutan sampah. Truk yang dibeli melalui dana pusat melalui DAK BLH anggaran tahun 2012  itu sayangnya hingga saat ini belum dioperasikan. Kepala BLH Nirzawan SH MSi mengatakan dump truk tersebut akan digunakan dalam waktu dekat ini mengingat bantuan tersebut salah satu upaya untuk mengurangi sampah yang bertumpuk dibeberapa lokasi yang pengambilannya terkadang mencapai tiga hari sekali.”Masih menunggu serah terima terlebih dahulu sebelum dioperasikan,” kata Nirzawan.

Adanya tambahan tiga unit mobil itu bisa dimanfaatkan untuk pengangkutan dan pembuangan sampah setiap hari dengan pembagian wilayah yang teratur sehingga petugas setiap hari melakukan pembersihan sampah dan mengangkut sampah ke TPA yang sudah mulai diaktifkan.”Mobil itu memang sangat dibutuhkan karena truk sampah yang dimiliki sangat terbatas,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BAPPEDA Drs Kisro, Zanito, MM melalui Dodi Hardinata, MM menjelaskan pencapaian tujuan akselerasi penyusunan buku putih sanitasi dan strategi sanitasi kabupaten untuk mencapai keikutsertaan dalam program  Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman  (PPSP) tersebut sudah mencapai tahap penyelesaian sehingga kabupaten bengkulu Utara sudah memiliki syarat untuk mengajukan progrma PPSP sesuai dengan surat bupati nomor 419.4/0744/Bappeda tanggal 30 September lalu dan surat Dirjen bina bangda depdagri nomor 660/4500/VI/Bangda tanggal 5 September lalu tentang penetapan kabupaten kota sebagai pelaksana program PPSP. “Penyelesaiannya memang masih ada perbaikan sedikit lagi. Setelah kami mengadakan konsultasi publik beberapa waktu lalu, itu sudah mendekati tahap penyelesaian jadwal dinalisasi dan pengesahan bupati Bengkulu Utara,  sedangkan untuk sasaran kegiatan sanitasi tersebut diantaranya sektor air limbah domestik, sektor
persampahan, sektor drainase dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” pungkas Dodi. (117)