Truk Hantam Rumah

Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 5 juta. (135)
Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 5 juta. (135)

TABA PENANJUNG, Bengkulu Ekspress – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di jalan lintas Kota Bengkulu menuju Kabupaten Kepahiang, tepatnya di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), sekitar pukul 15.30 WIB, kemarin (30/1). Satu unit truk pengangkut beras dengan nopol Bengkulu Ekspress 9821 CO yang dikemudikan oleh Ardi (35), warga Kabupaten Lintang menabrak rumah warga Desa Sukarami, Nur Amri (60).

Salah seorang saksi mata Zainal (43) yang juga selaku Kepala Dusun (Kadun) III Desa Sukarami menjelaskan, kecelakaan berawal dari truk yang membawa beras dari Provinsi Lampung dengan tujuan ke Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) melaju kencang dari arah Kecamatan Taba Penanjung.
Diduga kehilangan kendali, truk langsung mengambil jalur kanan dan seketika menabrak rumah warga.

Beruntung, sebelum menabrak rumah warga, truk terlebih dahulu menabrak pohon jambu yang ada di pekarangan rumah. Jika tidak, truk pasti sudah menyasar dua rumah warga,” kata Zainal.
Dikatakan Zainal, pada jalur yang mulus dan lurus ini memang seringkali terjadi kecelakaan.

“Jalur yang lurus ini seringkali membuat pengemudi menjadi mengantuk. Terlwbih lagi, setelah melewati jalur pegunungan yang dingin dan menikung,” bebernya.
Pantauan Bengkulu Ekspress di lokasi kejadian, truk yang sedang membawa beras sebanyak 10 ton (300 karung) mengalami rusak berat pada bagian depan. Sementara rumah Nur Amri mengalami kerusakan berat pada bagian teras depan. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir mengalami luka lecet di sekujur tubuh sedangkan kerneknya mengalami patah kaki.

Hingga sore, truk dan muatan beras belum di evakuasi dan berada di tempat kejadian perkara (TKP).Sedangkan supir dan kernek langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Benteng untuk mendapatkan perawatan intensif.
Akibat ditabrak truk tersebut teras depan rumah korban hancur dan aliran listrik di rumah tersebut terputus.
Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 5 juta. (135)