Tronton Vs Mio, 1 Kritis

Bengkulu, BE – Kecelakaan parah terjadi di ruas Jalan Raya Betungan, tepatnya di depan TPR (Tempat Pemungutan Retribusi) sekitar pukul 19.30 WIB tadi malam.
Sebuah tronton beroda 10 menabrak 1 Motor Yamaha Mio warna hijau. Kecelakaan ini menyebabkan pengendara motor kritis, Mirwan (48), Warga Pulau Sari Desa Babatan Sukaraja, Seluma.
”Mobil trontonnya masih disini, motor Mio ada dibawahnya. Disini jalannya jadi macet, untung polisi sudah datang mengatur lalu linas,” ujar saksi mata Ruli.
Diketahui mobil tronton L 8158 UF yang dikemudikan Nadi (52) tujuan Jakarta-Bengkulu , melaju dari arah Kota Bengkulu menuju Seluma sekitar pukul 17.30 WIB. Di TKP (Tempat Kejadian Perkara) tiba-tiba mobil mogok.  Posisi mobil itu berhenti memakai setengah badan jalan. Berikutnya mobil dan knek langsung bergegas memperbaiki mobil.  Sayangnya mereka tidak memasang tanda apapun saat mobil diperbaiki. Sementara kondisi hari yang mulai malam, membuat jalanan terlihat gelap. Sekitar 1 jam mobil itu diperbaiki, muncul motor Yamaha Mio warna hijau yang dikendarai korban Mirwan dari arah belakang. Karena tak mengetahui ada mobil mogok didepannya, motor Yamaha Mio yang melaju dengan kecepatan tinggi langsung menabrak tronton tersebut. Kecelakaan hebat pun terjadi, motor Yamaha Mio itu nyungsep ke kolong tronton. Sementara pengendara Mirwan, yang tak mengenakan helm kepalanya langsung terhempas ke bodi mobil. Akibat darah segar pun mengucur dari kening korban. Seketika korban pun langsung tak sadarkan diri.
Warga yang melihat kejadian itu langsung berdatangan ke TKP. Namun melihat korban terluka parah, tak satupun warga berani menolong korban. Kecelakaan itu pun sempat memacetkan jalan disana. Barulah saat polisi dari Polsek Sukaraja tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, korban yang dalam kondisi kritis diangkat dan dilarikan ke RSUD M  Yunus. Sementara motor korban diamankan ke Mapolsek Sukaraja.
Pantauan BE di RSUD M Yunus tadi malam hingga pukul 23.00 WIB, korban Nirwan masih dalam kondisi kritis. Ia mendapat perawatan intensif di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat). (400)