TPS Sulit di Kepahiang Kekurangan Segel


Doni/BE
Proses pencoblosan di TPS 1 dan 2 Desa Kota Agung dan banjir di TPS Desa Embuk Ijuk Kecamatan Bermani Ilir.

BERMANI ILIR, bengkuluekspress.com – Terjadi kekurangan segel kotak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) sulit. Yakni di TPS 1 dan 2 Desa Kota Agung Kecamatan Bermani Ilir, Rabu (9/12).
Kekurangan perlengkapan TPS diketahui saat anggota Bawaslu Kepahiang, Zaynal SPd dan tim meninjau lokasi sekitar pukul 11.45 WIB. Masing-masing TPS mengalami kekurangan 2 segel yang akan digunakan untuk menyegel kotak suara hasil pemungutan.
“Ya tadi di TPS 1 dan TPS 2 kekurangan segel masing-masing 2 segel,” ungkap Zaynal.
Selain segel TPS juga tidak memilik daftar hadir, sehingga panitia KPPS membuat absen manual untuk melaksanakan proses pemungutan suara. “Jadi absensinya mereka menggunakan daftar hadir manual,” tuturnya.

Dikatakan Zaynal proses pemungutan suara tetap bisa dilaksanakan walaupun ada kekurangan perlengkapan KPPS. Karena segel baru akan digunakan setelah proses penghitungan maka segelnya bisa disusulkan oleh PPS. “Masalahnya jika saat pengantaran kotak suara hasil perhitungan tidak disegel baru jadi masalah, sebab masuk katagori pelanggaran,” tutupnya.

Selain kekurangan segel dan tidak ada daftar hadir sejumlah TPS di Kecamatan Bermani Ilir juga mengalami banjir. Lokasi pencoblosan tersebut tergenang banjir karena wilayah Kabupaten Kepahiang diguyur hujan deras sejak pagi.
Salah satunya TPS Desa Embuk Ijuk yang tergenang air hujan setinggi mata kaki. Akibatnya akses masuk kedalam TPS terganggung. Kemudian TPS 2 Desa Batu Belarik harus mengungsi kerumah warga yang berada diseberang TPS, perlengkapan TPS harus dipindahkan sebab bangunan TPS mengalami bocor dan tergenang air hujan. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*