TPQ Nurul Fikri Ajarkan Baca Tulis Alquran Sejak Dini

FOTO SIGIT/BE, – Nampak foto bersama oleh para siswa dan guru TPQ Nurul Fikri yang selesai bermain game di lingkungan sekitar.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Taman Pendidikan Alquran (TPQ) mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. TPQ juga sangat penting untuk mendidik anak berbuat amanah, bertingkah laku sesuai yang diajarkan agama serta disiplin.

Seperti TPQ yang berada di Jalan Raden Patah, Sumur Dewa, Selebar, Kota Bengkulu yang mengajarkan pendidikan baca dan tulis Alquran sejak usia dini, mulai usia 3 sampai 10 tahun.

Aisyah Waliyah (37), pimpinan TPQ tersebut mengatakan, anak-anak belajar di hari Senin – Jumat, waktu sore hari pukul 15.00-17.00 WIB. “Total siswa yang belajar disini 37 orang, mereka diajar oleh 6 orang guru TPQ. Guru TPQ 3 orang mahasiswa dan 3 orang dari ibu-ibu majelis taklim,” jelas Aisyah Senin, (12/1).

Aisyah mengaku, guru TPQ dituntut dapat mempersiapkan metode pembelajaran yang kreatif dan tidak membosankan, diantaranya dengan permainan atau game. “Game ini merupakan metode pembelajaran yang setiap hari ada yang baru, kalau metode pembelajaran yang lama mungkin terlalu monoton. Bisa-bisa tidak ada lagi yang mau belajar Alquran. Untuk itu metode belajar kita buat sekreatif mungkin,” tambahnya.

Adapun kegiatan yang diajarkan mengaji, menulis, dan menghafal Alquran. Sistem mengaji yang diterapkan giliran, kemudian anak-anak menulis 2 sampai 5 ayat dan menghafalnya di rumah.

TPQ Nurul Fikri berdiri sejak tahun 2015. Awalnya hanya perkumpulan mengaji anak biasa yang belum terstruktur jadwal maupun kegiatannya. Karena minat belajar mengaji anak-anak cukup tinggi, maka Aisyah mulai merintis TPQ tersebut.

Awal mula Aisyah merintis TPQ dibantu oleh suami, kemudian seiring berjalannya waktu ia mengajak ibu-ibu majelis taklim yang memiliki waktu luang lebih banyak di rumah. Ia juga menerima guru dari kalangan mahasiswa.

Lebih lanjut Aisyah menjelaskan, TPQ Nurul Fikri menerima siswa baru usia 3-10 tahun dengan biaya yang terjangkau, Rp 15-20 ribu per pertemuan. Keuntungan belajar di TPQ tersebut anak-anak diajarkan pendidikan agama khususnya Alquran secara bertahap, dari dasar hingga tertinggi.

Keuntungan lainnya belajar di TPQ Nurul Fikri adalah anak-anak diajarkan dengan sistem BCM (Bermain, Cerita, Menyanyi). Diharapkan hal tersebut membuat anak-anak menjadi gembira, ketika mendengarkan kisah seperti cerita tentang anak yang rajin sholat.

”Dengan bercerita dan menyanyi anak-anak akan lebih mudah dan memahami keteladanan. Seperti keteladanan Rasulullah, maupun keteladanan orang shaleh lainnya.” jelas Aisyah kepada BE, (12/1).

Aisyah berharap semakin banyak anak-anak yang ingin belajar agama khususnya pendidikan Alquran. Membangun karakter anak harus dimulai sejak dini supaya menjadi benteng atau pondasi anak, sehingga nantinya anak bisa membedakan mana yang harus diikuti dan mana yang harus dijauhi. Apalagi kini perkembangan teknologi yang kian hari makin berkembang pesat dan bisa menjadi ancaman bagi anak bangsa.” pungkasnya, (Mg15).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*