Tower Tak Dirobohkan, Warga Minta Pindah

CEK: Unit Tipiter Satreskrim Polres BS saat mengecek keberadaan tower seluler yang dikeluhkan warga, Selasa (8/6).

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Warga Jalan Gama I Kelurahan Pasar Baru, Kota Manna mengeluhkan keberadaan tower seluler di daerah tersebut. Mereka menuntut agar dilakukan pembongkaran terhadap bangunan tower Base Transceiver Station (BTS) yang berada di wilayah tempat tinggal mereka. Pasalnya, jika tidak dirobohkan, warga minta pindah rumah.

“Kami tetap pada tuntutan awal, minta tower dirobohkan, jika tidak kami minta pindah rumah,” kata ketua RT setempat, Rahmad Efendi, saat ditemui dekat tower, Selasa (8/6).

Dikatakan Rahmad, atas keberadaan tower tersebut pihaknya sudah mengadukannya ke Pemda BS. Tidak hanya itu, dirinya juga sudah melapor ke Mapolres BS agar tower bisa dibongkar. Pasalnya sangat meresahkan warga, sebab warga khawatir tower tersebut roboh dan menimpah warga atau rumah warga. Terlebih lagi saat ini sedang musim hujan disertai angin kencang.

Pihak pemilik tower dalam mendirikan tower tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan warga. Pada saat meminta persetujuan warga, pihak operator seluler meyakinkan warga bahwa pihak mereka akan membangun kantor beserta konter, bahkan warga dijanjikan akan diberikan handpone. Akan tetapi seiring berjalan waktu, pihak operator malah mendirikan tower.

Ditambah lagi saat ini usianya sudah 20 tahunan. Tower tersebut berdiri tahun 2020. IMB mereka sudah berakhir November 2020 lalu, jadi kami minta di proses hukum, sebab masa berlakunya sudah habis 5 bulan lalu. Bahkan saat ini di bagian bawah tower sudah ada yang keropos. Bahkan sudah pernah ada tim ahli yang melakukan pengecekan fisik tower. Dari hasil cek tersebut diketahui jika posisi tower tersebut sudah mulai miring.

“Saat ini warga masih sabar. Namun jika keluhan kami tidak digubris, saya tidak bertanggungjawab kalau ada warga yang main hakim sendiri,” tandas Rahmad.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra Harbiandri Strk SIK MH didampingi Kanit Tipiter, Ipda Erik Fahreza SH mengatakan, menindaklanjuti laporan warga, pihaknya, Selasa (8/6) turun ke lapangan mengecek keberadaan tower. Dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak tower.

“Pihak tower akan kami mintai keterangan Kamis (10/6) ini,” ujarnya usai mengecek tower, Selasa (8/6). (369)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*