Total RTLH Direhab 939 Unit

duit
foto : ist

TAIS, Bengkulu Ekspress – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Seluma, kembali mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 13,72 m. Anggaran tersebut untuk rehab 784 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Sehingga total RTLH yang akan direhab sebanyak 939 unit.  “Jadi tahun ini, total RTLH yang akan kita rehab sebanyak 939 unit, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” tegas Kepala Disperkim Seluma, Erlan Suadi SIP MAP kepada wartawan.

Dijelaskannya, jika sebelumnya sudah mendapatkan 145 unit RTLH atau Rp 2,5 M dari Kementerian PUPR dan 10 unit RTLH dari APBD Seluma atau Rp 175 juta. Dari total RTLH tersebut diperuntukan bagi 24 desa di Kabupaten Seluma. Hal ini berdasarkan usulan yang telah masuk ke Disperkim Seluma tahun 2018 lalu.

“Usulan yang telah ada 4 ribu usulan. Usulan ini nanti akan kami verifikasi langsung ke lapangan, untuk menentukan RTLH yang benar layak menerima program BSPS ini,”sampainya.

Erlan menambahkan, sebagai persiapan untuk pelaksanan program BSPS, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk pembetukan kelompok kerja (Pokja) dan tim pengawas BSPS. Pokja yang telah terbentuk nantinya akan turun langsung melakukan verifikasi terhadap rumah warga yang telah diusulkan oleh kades ke Disperkim Seluma. “Kalau pengawas, tugasnya akan mengawasi proses rehab RTLH ini nanti. Sedangkan pokja, tim yang akan melakukan verifikasi penerima program BSPS ini,” jelas Erlan.

Ditambahkannya, untuk memastikan penerima program BSPS tepat sasaran, pihaknya akan meminta tim Pokja yang melakukan verifikasi langsung ke desa berdasarkan usulan yang telah disampaikan. Untuk melakukan pengecekan secara detail penerima program BSPS ini. Sehingga warga penerima benar-benar sesuai dengan syarat dan ketentuan sebagai penerima program BSPS.



“Program ini dikhususkan bagi masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 1 juta. Rumah tempat tinggal bukan terbuat dari beton. Oleh karena itu, semua akan dilakukan survei, agar penerima benar tepat sasaran,” sampainya.

Ditambahkannya, bahwa setelah semuanya verifikasi selesai dilakukan, maka program BSPS akan segera dilaksanakan. Sebanyak 939 RTLH tersebut akan segera dilakukan perehaban. “Perunit rumah nantinya akan menerima dana Rp 17,5 juta. Rinciannya Rp 15 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk upah rehab rumah tersebut. Paling lambat Juni, program ini harus sudah dimulai,” tutup Erlan Suadi.(333)