Tolak Rencana Pinjaman ke BJB, Anggota Fraksi PPP WO

Ariyono Gumay

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Selasa petang (29/10/19) menggelar rapat paripurna internal guna membahas persetujuan atas rencana Pemerintah Kota Bengkulu untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp 300 miliar ke Bank Jabar Banten.

Dari hasil rapat paripurna tersebut, didapati hasil 8 fraksi menyatakan setuju dan 1 fraksi yakni PKS menyatakan abstain. Namun ditengah paripurna, salah satu anggota DPRD Kota dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ariyono Gumay walk out (WO) ditengah paripurna.

Saat dikonfirmasi via sambungan telepon pada Selasa malam, Ariyono Gumay menjelaskan alasannya wo di tengah paripurna karena tidak adanya study kelayakan dari Pemerintah Kota Bengkulu terkait rencana peminjaman tersebut.

“Ya walk out tadi. Karena kajian atas rencana pinjaman ini sampai paripurna digelar tidak pernah kita terima. Kalau yang lain tetap mengambil keputusan silakan saja, tapi saya menolak pinjaman itu karena tidak ada kajian. Ketika tadi pendapat saya sudah tidak didengar, malah sudah mulai voting, saya WO,” ungkapnya.

Selain itu, Ariyono Gumay juga mengatakan karena tidak adanya kajian atau study kelayakan tentang rencana pinjaman itu, maka tidak pernah ada juga pembahasan terkait hal ini ditingkat fraksi. Disisi lain saat dimintai tanggapan terkait hasil paripurna yang hampir disetujui seluruh fraksi, menurut Ariyono tidak masalah.

“Silakan saja kalau yang lain menyetujui, yang penting saya sudah menyampaikan pendapat saya,” tegasnya.

Diketahui, sejak awal rencana pinjaman ini mencuat, Ariyono Gumay konsisten dengan pendapatnya. Sebelumnya, ia pernah meminta Pemkot mengkaji ulang rencana ini sebab dinilai belum begitu mendesak. Namun tak hanya mengkritisi, Ariyono Gumay juga memberikan solusi bagi Pemkot untuk memperoleh dana percepatan pembangunan, yakni dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (ibe)

Berita terkaitĀ https://bengkuluekspress.com/delapan-fraksi-dprd-kota-setujui-pinjaman-ke-bjb/