TMMD Bengkulu Selatan, Tetap Pelihara Kebersamaan dan Gotong Royong

2

KOMANDAN Korem (Danrem) 041 Gamas, Kolonel Inf Andi Muhammad, menutup secara resmi, kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Bengkulu Selatan (BS), Rabu (1/6). Upacara penutupan ini dipusatkan di lapangan sepak bola Kelutum Kecamatan Pino Raya sekitar pukul 09.00 WIB.

ASRIANTO, Bengkulu Selatan

Dalam kesempatan itu, Danrem mengucapkan berterima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemda dan warga BS yang telah mendukung kegiatan tersebut selama 1 bulan penuh (3 Mei – 1 Juni 2016).

“Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang telah membantu secara moril dan materil, karena berkat kerja keras dan kesungguhan dari semua unsur, kegiatan TMMD ke-96 ini dapat terselenggara dengan aman dan lancar sesuai yang telah direncanakan sebelumnya,” ujar Dandim saat menjadi inspektur upacara penutupan kegiatan TMMD.

Kegiatan TMMD ke-96 tahun 2016 ini, sebanyak 33 sasaran fisik. Berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia, diantaranya adalah pembangunan sarana transportasi berupa pembangunan jalan baru, rehabilitasi jalan, pengaspalan jalan, pemasangan paving dan pengerasan jalan/rabat beton/makadam.

Sedangkan pembangunan infrastruktur lainnya yaitu pembuatan dan rehab jembatan, pembuatan tanggul dan gorong- gorong serta renovasi dan pembangunan rumah ibadah dan sekolah. Tidak kalah pentingnya juga pembangunan sarana sanitasi dan pusat-pusat kegiatan masyarakat. “Kesemua sasaran fisik itu telah tercapai seratus persen,” ujarnya.

Selain itu juga, terdapat sasaran non-fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat, antara lain tentang wawasan kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, kamtibmas, bahaya narkoba, terorisme, kesejahteraan masyarakat, penanggulangan bencana alam, pertanian dan perikanan, KB dan kesehatan, serta teknologi tepat guna.

Disamping itu dilakukan juga kegiatan olah raga dan kesenian, pengobatan massal, bazar serta pembagian sembako. “Pembangunan non-fisik ini, sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui proxy war berupa maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba, masih eksisnya bahaya terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas secara kualitas dan kuantitas serta isu bangkitnya kembali komunisme baru,” papar Danrem.

Menurutnya, TMMD ini adalah salah satu upaya TNI AD dalam memperkuat pemberdayaan ketahanan masyarakat sebagai potensi kekuatan wilayah. “Dengan telah berakhirnya kegiatan TMMD ini, Saya berharap sebagai tindak lanjut dari program TMMD ke-96 ini agar semua pihak dapat pelihara kebersamaan dan semangat gotong royong yang sudah terbina dengan baik serta pelihara hasil program TMMD, agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga masyarakat dalam kurun waktu yang cukup panjang, ” harap Danrem.

Sementara itu, Dandim 0408 BS, Letkol Inf Edy Agus Setyawan mengatakan, dalam pelaksanaan TMMD ke-96 tahun 2016 di Kabupaten Bengkulu Selatan, Kodim 0408/BS selaku satuan tugas (Satgas) TMMD mengerahkan 150 personel TNI dalam pengerjaan sasaran fisik maupun non fisik.

Untuk sasaran fisik ditempatkan di 2 (dua) desa, yaitu Desa Padang Serasan dan Desa Tanjung Aur II Kecamatan Pino Raya. Adapun pembangunan sasaran fisik di Desa Padang Serasan meliputi pembukaan jalan sentra produksi sepanjang 4 kilometer dari Padang Serasan-Dusun Padang Lagan, pemasangan gorong-gorong 4 titik, plat deker 5 titik, dan talut 200 meter. Sementara untuk di Desa Tanjung Aur II yaitu pembukaan jalan Simpang Leban-Semenawan 3,5 kilometer, pemasangan plat deker 3 titik, dan pembuatan jembatan.

Namun dalam pelaksanaannya, pembukaan jalan ditambah panjangnya, untuk pembukaan jalan Padang Serasan-Dusun Padang Lagan menjadi 4,5 km dan pembukaan jalan Simpang Leban-Semenawan menjadi 3,75 km. Selain itu, sebagai sasaran fisik tambahan dilaksanakan juga pengecatan Masjid Al-Fatah dan Balai Desa Padang Serasan.

“Untuk sasaran non fisik kami melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara, wawasan kebangsaan, hukum dan narkoba, kehutanan, pertanian, perikanan, serta KB kesehatan,” terang Dandim.

Bupati BS, H Dirwan Mahmud SH memberikan apresiasi yang sangat tinggi pada kegiatan TMMD di BS di tahun 2016 ini. Pasalnya manfaat dari kegiatan tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebab dengan adanya pembukaan jalan sentra produksi dapat mempermuda akses bagi masyarakat menuju tempat usaha pertanian mereka.

“Sebelumnya untuk ke tempat usaha pertanian mereka, ,masyarakat hanya bisa berjalan kaki, namun dengan adanya kegiatan TMMD ini, masyarakat dengan mudah dan lancar menuju ke tempat usaha mereka dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat, ” Ujar Bupati.

Selain itu juga manfaat adanya kegiatan TMMD ini telah menjadikan dua desa di BS sebagai desa bebas narkoba yakni Desa Padang Serasan dan Desa Tanjung Aur Dua, Pino Raya. Ke depan dirinya berharap dampak dari adanya penetapan desa bebas narkoba ini, seluruh desa di BS juga bebas narkoba. Oleh karena itu dirinya siap melanjutkan kegiatan TMMD di BS pada tahun- tahun mendatang.

“Kedepan kegiatan TMMD ini akan terus kita lanjutkan sehingga tidak ada lagi warga BS yang kesulitan ke tempat usaha mereka dan juga tidak ada lagi warga yang terisolir,” demikian Bupati.(**)