TMKK Berikan Pelayanan Kesehatan

ERICK/BE – TMKK: Masyarakat ketika memeriksakan kesehatan kepada petugas dalm kegiatan TMKK dan terlihat Bupati, Dandim dan Kapolres meninjau kegiatan TMKK yang dilaksanakan di Desa Garut.

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Ratusan masyarakat di Kecamatan Amen mendapatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan pengobatan gratis dalam bhakti sosial Tentara Nasional Indonesia Manunggal Keluarga Berencana dan Kesehatan (TMKK). Kegiatan yang bekerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong bersama Kodim 04/09 Rejang Lebong (R/L) dilaksanakan di lapangan olahraga Desa Garut Kecamatan Amen, kemarin (25/09).

Dandim 0409 R/L, Letkol Inf Sigit Purwoko SE mengatakan, bahwa kegiatan TMKK merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tugas TNI untuk membantu pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Dimana hal tersebut sejalan dengan undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 34 tahun 2004 tentang tugas pokok TNI.

“Salah satunya membantu pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas SDM dan pengendalian jumlah penduduk,” jelasnya, kemarin (24/09).

Dengan demikian TNI akan terus berupaya membantu pemerintah, sehingga kesejahteraan serta kesehatan warga bisa terjamin. Dimana TMKK bukan pertama kalinya dilaksanakan, namun kegiatan yang selalu dilaksankan setiap tahunnya. “Kegiatan ini sesuai dengan tujuan pemerintah untuk menciptakan keluarga kecil, sehat dan sejahtera,” ucapnya.



Sementara Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi mengatakan, bahwa dirinya bersama TNI, Polres dan Kejaksaan yang ada di Kabupaten Lebong sangat mendukung dengan diadakannya TMKK. Karena kegiatan seperti ini sangat penting. “Buat apa negara banyak penduduknya, namun warganya tidak produktif, jadi lebih baik masyarakatnya sedikit, namun produktif,” sampainya.

Untuk itulah, dirinya mengajak, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Lebong untuk bisa bersama-sama meningkatkan kualitas masyarakat Lebong di berbagai sektor. Sehingga dapat mewujudkan kuluarga kecil yang sehat dan berkualitas dan dapat mewujudkan Indonesia Emas yang telah dicanangkan terwujud di tahun 2045 mendatang. “Mari kita bersama-sama untuk mewujudkannya, karena tanpa adanya campur tangan atau keterlibatan semua pihak, maka akan sulit untuk mewujdkannya,” ajak Bupati.

Ditambahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Drs Firdaus MPd, setidaknya saat ini dari total lebih kurang 1.400 masyarakat pasangan usia produksi yang ada di kabupaten Lebong, sebesar 74 persen lebih telah menggunakan atau memakai alat kontrasepsi atau Aseptor. “Dengan banyaknya masyarakat telah memasang aseptor sangat sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakt Lebong,” singkat Firdaus.(614)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*