TK Aula Duna Terapkan Sistem Sentra

BENGKULU,BE- Taman Kanak-Kanak (TK) Aula Duna Bengkulu, menerapkan sistem Sentra dalam proses kegiatan belajar-mengajarnya. Kegiatan belajar dengan sistem Sentra sekolah dibawah naungan Yayasan Alfida ini alami dan tidak semu. Karena siswa dibawa belajar sambil bermain dan menemukan ilmunya sendiri.

“Sistem ini tidak membuat siswa jenuh. Karena mereka dibantu menemukan pengetahuannya, seperti jika kita mencampur warna merah dengan hijau maka akan timbul warna baru. Sehingga siswa tahu prosesnya,” ungkap Isnaini SPd, Guru Sentra Ibadah TK Auladuna.
Sentra yang ada di TK Aula Duna antara lain memasak, eksplorasi, balok, seni dan kreatifitas. Juga persiapan, olah tubuh drama makro, ibadah, drama mikro serta seni dan musik. Setiap sentra dibimbing oleh 2 orang guru. Dalam satu semester terdapat beberapa tema antara lain, aku dana keluaragaku, kebutuhanku, hidup bersih, Bianatang ciptaan Allah dan tanaman. Sentra harus sesuai dengan tema, misalkan untuk sentra memasak siswa diajari seperti menggoreng telur, dan sentra abalok seperti menempel jenis-jenis binatang apada buku atau mengambar binatang
“Sistem sentra ini dilaksanakan mulai sekitar pukul 10.00 WIB setelah kegiatan jurnal pagi, dan guru harus benar-benar di tuntup kreatif untuk menghadapi setiap temanya”ungkap Nur Imania SPd, Guru Sentra Ibadah.
Kegitan jurnal pagi ini kegiatan belajar sambil bermain pada umumnya seperti mengaji, hapalan, merangsanaga motorik halus siswa dan membedah tema pada kelas sentra nantinya. Sistem jurnal dan sentra hanya dilaksanakan pada hari senin hingga Kamis saja karena pada hari jumat siswa melaksanakan Shalat Duha bersama dan kemudian dilajutkan dengan cerita Islami sedangkan pada hari sabtu diisi kegiatan ekstrakurikuler seperti menari, menyanyi menokok dol, sporkid, mewarnai dan menggambar
“Karena Kita TK Islam, maka semua kegiatan anak-anak kita akan arahkan ke arah ibadah,” Ujar Nur Imania
Jumlah Siswa yang ada di TK ini berjaumlah 433 siswa dengan 230 siswa laki-laki dan 203 perempuan. Dengan dibimbing 36 guru beserta staf tat usaha yang semuanya perempuan. Kelas dibagi berdasarkan umur Kelas A untuk siswa berumur 4 tahun, sedangakan kelas B untuk siswa berumur 5 sampai 6 tahun. setiap siswa yang lulus dari TK ini minimal harus hapal 25 do’a dan 15 ayat pendek serta beberapa bacaan Hadist. (cw2)