Titik Koordinat Tabat Bengkulu Selatan-Seluma Selesai Dipantau

PANTAU: Tim saat memantau titik koordinat Tabat BS-Seluma.

KOTA MANNA, bengkuluekspress.com – Pemantaun titik koordinat tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) dengan Kabupaten Seluma sudah selesai dipantau. Waktu pemantaun tersebut dilakukan selama tiga hari mulai Senin (14/9) dan berakhir Rabu (16/9).

“Alhamdulillah semua titik koordinat tabat sudah kita cek bersama tim dari provinsi, Seluma dan melibatkan aparat,” kata Kabag Tata Pemerintahan Pemda BS, Ramadhan Syakirin MPd.

Dikatakan Ramadhan, dari 24 titik koordinat yang dipantau, ada sebagian yang masuk ke dalam hutan lindung. Lokasinya mulai dari muara Sungai Maras hingga hutan lindung yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan. Lokasi titik koordinat tersebut sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 9 Tahun 2020 tentang tapal batas Seluma-Bengkulu Selatan.

“Kita hanya mendampingi saja, sebab lokasinya ada di Seluma,” ujar Ramadhan.

Dijelaskan Ramadhan, sebagaimana ketentuan Permendagri tersebut, ada 7 desa di Seluma yang masuk ke BS yakni Desa Serian Bandung, Talang Alai, Talang Kemang, Jembatan Akar, Gunung Kembang, dan Desa Suban. Sehingga pada Senin lusa, tim akan menelusuri lokasi titik koordinat tersebut. Setelah dicek, kemudian diserahkan ke Pemda Seluma apakah akan menerima atau akan melalukan upaya hukum terhadap Permendagri tersebut.

“Mudah-mudahan nanti segera ada kepastiannya, meskipun sudah ditetapkan kini, namun untuk pemberlakuannya setelah Pilkada,” beber Ramadhan.

Sekda BS, Yudi Satria SE MM menegaskan Pemda BS menerima keputusan dari Pemerintah pusat. Sehingga dimanapun lokasi titik koordinat, Pemda BS tidak akan mempermasalahkannya. Sehingga apapun hasilnya di lapangan Pemda BS akan menerima. “Kita akan terima hasil penelusuran titik koordinat di lapangan,” ujarnya singkat. (asri)