Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

MUKOMUKO, BE – Menjelang perayaan hari raya Natal, Kementerian Agama Kabupaten Mukomuko menghimbau agar masyarakat meningkatkan toleransi antar umat beragama. Masyarakat yang tidak merayakan Natal harus menghormati tata cara dan tradisi yang dilakukan oleh umat kristiani pada saat merayakan hari besarnya.”Saya yakin masyarakat Mukomuko bisa menghargai hari raya Natal. Selama ini situasinya cukup kondusif karena sikap toleransi itu,” ujar Kepala Kemenag Kabupaten Mukomuko, Drs Hamdani MPd.

Dikatakannya untuk Kabupaten Mukomuko, hingga saat ini toleransi masyarakat terhadap hari raya agama lain cukup tinggi.  Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya gejolak atau konflik pada saat hari raya non muslim yang berlangsung.

Pun begitu, Hamdani  mengharapkan kepada umat kristiani untuk merayakan Natal dengan sederhana dan tidak berlebihan. Apalagi sampai mengganggu umat yang berlainan agama. Jika Natal dirayakan dengan berlebihan maka akan mengurangi makna dari Natal itu sendiri. Selain itu ditakutkan akan memancing ketidak kekondusifan situasi di masyarakat. “Mari bersama-sama kita ciptakan suasana kondusif jelang Natal agar umat Kristen bisa merayakan hari rayanya dengan khidmat sama seperti mereka menghargai hari raya Idul Fitri dan hari raya lainnya,” demikian Hamdani (900)