Tingkatkan PAD PBB 2019

foto Kepala Bappenda Bengkulu Utara Sugeng SE

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) masih mengupayakan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).  Hal ini diungkapkan Kepala Bappenda Sugeng SE ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin (13/5). “Ya saat ini pihak kita masih mengupayakan PAD PBB-P2,” kata Sugeng.

Sugeng menambahkan, dalam barisan 10 pajak yang dipungut daerah, PBB-P2, menjadi salah satu pajak yang belum mencapai target. Target pada tahun 2017 dan 2018 masih di angka yang sama yaitu Rp 2,7 miliar. “Kendalanya yang pertama yaitu keterlambatan untuk memberikan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) karena ada kendala teknis (server). Selain itu, juga masih terkendala dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar PBB, jadi target kita masih belum tercapai kurang lebih 50%,” ujarnya.



Lebih lanjut Sugeng menyampaikan, bahwa potensi pendapatan daerah melalui PBB di Bengkulu Utara sangat besar, namun saat ini pihaknya masih terkendala anggaran untuk membuat data-data baru untuk menentukan nilai jual objek pajak (NJOP) setiap gedung/tanah. Yang saat ini data NJOP Bapenda masih mengacu terhadap data dari Kantor Pajak Pratama.

“Data dari pajak pratama itu dipakai sejak tahun 2012 lalu, sampai saat ini belum dilakukan pendataan ulang karena anggaran kita kurang,” tandasnya.(127)