Tim Teknis UNBK Diberi Pelatihan

IKUTI : Tim teknis dan proktor sekolah pelaksana UNBK Kabupaten Lebong ketika mengikuti pelatihan pelaksanaan UNBK, kemarin (16/1).
IKUTI : Tim teknis dan proktor sekolah pelaksana UNBK Kabupaten Lebong ketika mengikuti pelatihan pelaksanaan UNBK, kemarin (16/1).

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Lebong melakukan pelatihan kepada tim teknis dan proktor sekolah yang akan melaksanakan UNBK di tahun 2018.

Pelatihan atau sosialisasi sendiri dilaksanakan di ruangan aula Dispendikbud Lebong, kemarin (16/1). Dalam kegiatan ini, ada 9 sekolah yang mengikuti yaitu empat dari Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Lebong Utara, Atas, Tengah dan Bingin Kuning. Sementara itu 5 sekolah lagi yaitu Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 dan 2 Lebong serta Madrasah Tsanawiyah (MTS) Islam Talang Leak, MTS Al Hadi Turan Lalang serta MTS Dzikir Pikir Pelabi.

Kepala Dinas Dispendikbud Kabupten Lebong, H M Taufik Andry MPd melalui Kabid Pembinaan dan Pendidikan Dasar, Apriantoni SPd didapmpingi Kasi Asbe, Medianto SPd mengatakan, bahwa UNBK di Kabupaten Lebong merupakan yang pertama kali. Sehingga untuk menghindari adanya kesalahan dalam pelaksanaannya nanti, maka dilaksankanlah pelatihan ini.

“Kita undang semua sekolah yang akan melaksanakan UNBK untuk mengikuti pelatihan ini,” jelasnya, kemarin (16/1).

Jika nantinya ada kendala, dengan adanya pelatihan ini. Maka tim teknis dari masing-masing sekolah bisa mengantisipasi apa yang harus dilakukan. Sehingga pelaksanaan UNBK bisa berjalan dengan baik. Apalagi sebelum dilaksankannya UNBK, bakal ada kegiatan simulasi sehingga bisa diketahui apa kekurangan yang dimiliki masing-masing sekolah.

“Setelah pelatihan ini, nanti sekolah yang melaksankan UNBK akan mengikuti simulasi bagi para siswanya,” ucapnya.

Akan dilaksankannya UNBK untuk pertama kali bagi SMP dan sederajat di Kabupetan Lebong, Aprianton berharap kerjasama dari pihak terkait bisa terjalin baik itu pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pihak Telkom. Dimana kedua instansi tersebut sangat berpengaruh berjalannya pelaksanaan UNBK nantinya.

“Karena kita menggunakan komputer yang membutuhkan listrik dan juga jaringan internet, karena ujian ini berbasis online,” sampainya.(614)