Tim Satgas Covid-19 BU Gelar Tracking


APRIZAL/BE
Tim Satgas Covid 19 Kabupaten BU saat melakukan tes Swab.

ARGA MAKMUR, bengkuluekspress.com – Pasca kembali adanya kasus nomor 22 pasien postif Covid 19 dan dinyatakan meninggal dunia yakni TA (30) warga Desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara (BU). Pemulangan jenazah Covid 19 ini pun sempat heboh pemekaman pasien itu dilakukan secara umum, karena ada miss komunikasi antara tim rumah sakit umum M Yunus Bengkulu dengan tim satgas Covid 19 Kabupaten BU. Jumat pagi (16/10) bersama petugas Puskesmas, kepala desa dan camat, Satgas Covid 19 Kabupaten BU melakukan tracking kontak erat kepada pasien terutama pihak keluarga dengan mengambil tes Swab.

Kabid P2P Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten BU Ujang Ismail SKM MPh mengatakan, bahwa hal ini dilakukan demi memastikan tidak ada penyebaran Covid 19 pasca kejadian tersebut. Dan hasil tracking yang dilakukan ada berjumlah 38 orang, terdiri dari keluarga pasien dan warga setempat serta sejumlah pihak RS Hana Cahritas yang pernah melakukan kontak langsung terhadap pasien
“Ya dari hasil tracking ada 38 orang, 24 orang yang berkontak langsung dengan pasien dan 14 orang tenaga kesehatan di Rs Hana Charitas,” kata Ujang Ismail.

Ujang Ismail pun mengimbau kepada 38 orang yang telah dilakukan pengambilan tes swab untuk melakukan isolasi mandiri dahulu sebelum hasil tes Swab keluar hingga 5-7 hari kedepan.
“Sembari menunggu hasil tes swab, untuk 38 orang sudah kita beri imbau untuk melakukan isolasi mandiri,” tukasnya. (127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*