Tim Medis Benteng Desak Pencairan Insentif Covid-19

Kasi Yanmedik RSUD Benteng, dr Ruli Robi Ferli

BENTENG, bengkuluekspress.com – Tim medis atau tenaga kesehatan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mendesak agar dana insentif penanganan pasien yang terpapar Covid-19 segera disalurkan. Sampai saat ini, tim medis belum menerima sedikitpun dana yang dijanjikan oleh pemerintah sebagai bentuk kepedulian terhadap tim medis selaku garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19.
“Sampai saat inu, insentif dana Covid-19 belum pernah kami terima. Jika dana itu ada, kami harap segera disalurkan,” kata salah seorang tim medis RSUD Benteng yang tak ingin disebut namanya.

Sementara itu, Kasi Yanmedik RSUD Benteng, dr Ruli Roby Ferli mengatakan, dana insentif Covid bersumber dari pemerintah pusat. Dana tersebut saat ini sudah ditransfer ke rekening kas daerah (RKD). Sesuai dengan ketentuan, pemberian insentif untuk setiap tenaga kesehatan bervariasi dan tergantung dengan berapa lama tim medis melayani pasien. Maksimal dokter mendapat Rp 15 juta, perawat dan bidan sebesar Rp 7 juta. Sedangkan untuk tenaga kesehatan lain seperti tim Laboratorium dan Kesling diberi insentif sebesar Rp 5 juta.
“Usulan jumlah tim medis beserta besaran dana insentif sudah kami ajukan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan verikasi dan validasi. Setelah selesai, barulah proses pencairan dapat diproses,” pungkasnya. (135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*